Kamis, 9 April 2026

Langkah Blunder Donald Trump

Keputusan Donald Trump Mengakui Jerusalem Menuai Kecaman Pemimpin Dunia

Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kotaIsrael menuai kemarahan dari para pemimpin dunia.

Editor: AchmadSubechi
time.com
PRESIDEN AS Donald Trump 

WARTA KOTA, PALMERAH--Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel menuai kemarahan dari para pemimpin dunia.

Banyak yang merasa langkah pemerintah AS tersebut mengancam stabilitas di seluruh wilayah, dan menghancurkan prospek pencapaian perdamaian antara Israel dan Palestina.

Pemerintah AS juga akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Jerusalem. 

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (7/12/2017), berikut beberapa negara yang bereaksi terhadap keputusan Trump.

Presiden Lebanon, Michel Aoun, menyebut keputusan AS mengancam proses perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Pemerintah Yordania, menganggap keputusan tersebut ilegal.

"Keputusan tersebut mengawali status final dari negoisasi yang dapat memicu kemarahan, dan mengobarkan emosi umat Islam dan Kristen di seluruh negara Arab dan Islam," kata juru bicara pemerintah Yordania, Mohammad Al Momani.

Israel menduduki Jerusalem Timur pada akhir Perang 1967 dengan Suria, Mesir, dan Yordania, yang menempatkan seluruh kota di bawah kendali Israel secara de facto.

Masyarakat internasional tidak pernah mengakui klaim Israel atas seluruh Jerusalem.

Menteri Luar Negeri Qatar, Sheik Mohammed bin Abdulrahmanmengatakan, keputusan Trump merupakan hukuman mati bagi semua orang yang mencari kedamaian. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved