Tiga Pulau di Kepulauan Seribu Tergenang Banjir Rob

Sedikitnya, tiga pulau di Kepulauan Seribu tergenang akibat naiknya permukaan laut atau rob.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ketiga pulau tersebut yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang. Ketinggian rob bervariasi antara 20-50 cm tergantung kondisi pulau. 

WARTA KOTA, KEPULAUAN SERIBU -- Sedikitnya, tiga pulau di Kepulauan Seribu tergenang akibat naiknya permukaan laut atau rob, Selasa (5/12/2017).

Ketiga pulau tersebut yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang. Ketinggian rob bervariasi antara 20-50 cm tergantung kondisi pulau.

Salah seorang warga Pulau Tidung, Anwar (34) mengatakan peristiwa naiknya permukaan laut tersebut terjadi pada pagi hari sekira pukul 06.00.

Akibatnya, aktivitas warga sempat terganggu karena akses jalan tergenang rob.

"Naiknya permukaan air laut terjadi pagi tadi, jarang-jarang ada kejadian sampai kayak begini. Akses jalan di sekitar pemukiman tergenang setinggi kira-kira 15 cm. Jadi kalau jalan mau nggak mau nyeker atau nggak pakai sendal," ucapnya, Selasa (5/12/2017).

Ketiga pulau tersebut yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang. Ketinggian rob bervariasi antara 20-50 cm tergantung kondisi pulau.
Ketiga pulau tersebut yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang. Ketinggian rob bervariasi antara 20-50 cm tergantung kondisi pulau. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Camat Kepulauan Seribu Selatan, Agus Setiawan mengatakan sedikitnya ada tiga pulau yang mengalami rob yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang. Ketinggian rob bervariasi antara 20-50 cm tergantung kondisi pulau.

"Kondisi paling parah di Pulau Untung Jawa, ketinggian rob bisa sampai 50 cm. Tapi, tadi siang, sekira pukul 11.00 WIB sudah surut semua di ketiga pulau," ucap Agus.

Agus mengungkapkan naik permukaan air laut di wilayah Kepulauan Seribu Selatan merupakan sesuatu yang jarang terjadi.

Ia menduga, kondisi itu terjadi akibat fenomena alam sehingga mengakibatkan naiknya permukaan air laut.

"Biasanya, nggak pernah terjadi fenomena seperti ini, selama saya menjabat (Camat Kepulauan Seribu Selatan) baru kali ini rob. Kedepan kita antisipasi dengan melakukan monitoring lokasi yang tergenang," ungkap Agus.

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara fenomena banjir rob juga terjadi seperti di Pulau Kelapa di mana terdapat puluhan bahkan sampai ratusan rumah warga yang terendam banjir pasang air laut.

"Rumah-rumah warga yang terendam banjir air laut pasang kebanyakan adalah rumah warga yang berada di pinggir-pinggir laut. Air laut pasang ini terjadi dari mulai pukul 08.00 WIB," ucap Lurah Pulau Kelapa, Fadli.

Menurut Fadli, ketinggian air yang masuk ke rumah warga bervariasi mulai dari sebatas dengkul orang dewasa yakni sekitar 30 cm hingga setinggi 45 cm. Namun demikian saat ini ketinggian air laut pasang sudah mulai surut.

"Akiba dari kejadian tersebut sampah-sampah juga ikut masuk pemukiman warga sehingga berserakan dimana-mana. Untuk mengatasi kondisi itu, kita kerahkan petugas PPSU dibantu warga untuk membersihkan," katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved