Pilot Kesandung Narkoba

Bila Terbukti Pilot Lion Air akan Ditindak dan Aktivitas Pemesanan Tiket Lion Air masih Normal

Barang bukti berupa satu paket sabu sisa pemakaian, satu alat hisap bong dengan fifet kaca, dua pemantik gas.

Bila Terbukti Pilot Lion Air akan Ditindak dan Aktivitas Pemesanan Tiket Lion Air masih Normal
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Aktivitas di Lion Air masih normal. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Manajemen Lion Air akan menindak pilot Lion Air, MS (48) bila yang bersangkutan terbukti sebagai pengguna. MS akan di kenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan termasuk pemberhentian sebagai pegawai.

Demikian ditegaskan humas Lion Air Ramaditya kepada Warta Kota, Selasa (5/12/2017).

Ia menjelaskan, pilot Lion Air dengan inisial MS pada Senin malam (4/12/2017), diperiksa dan diduga sedang mengunakan narkoba, saat dilakukan penggeledahan di kamar hotel tempat menginapnya di Kupang.

"Manajemen Lion Air mengucapkan terimakasih kepada BNN dan pihak Kepolisian yang terus melakukan pemberantasan pengedaran dan penggunaan narkoba, serta kami sangat mendukung termasuk pemberantasan penggunaan di kalangan awak pesawat," katanya.

Ia menjelaskan, manajemen Lion Air melakukan pengecekan kesehatan setiap awak pesawat setiap pagi pada penerbangan perdana mereka sesuai ketentuan.

Khusus untuk pilot juga dilakukan test kesehatan setiap 6 bulan sekali.

Aktivitas pemesanan tiket di Lion Air masih normal.
Aktivitas pemesanan tiket di Lion Air masih normal. (Warta Kota/Lilis Setyaningsih)

Mengenai MS, adalah penerbang pilot senior yang telah bekerja di lion air sejak tahun 2014 dan mempunyai catatan kesehatan, serta sikap dan prilaku yang baik.

"Jika yang bersangkutan terbukti sebagai pengguna maka akan di kenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan termasuk pemberhentian sebagai pegawai," katanya seperti rilis yang diterima Warta Kota.

Seperti diketahui, sekitar pukul 21.20 pada Senin (4/11) bertempat di Tmore Hotel Kupang telah tertangkap tangan pilot Lion Air JT 924 atas nama MS oleh Satnarkoba Polresta Kupang karena MS menggunakan sabu-sabu seberat0,3 gram.

Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti berupa satu paket narkoba yang diduga jenis sabu sisa pemakaian, satu alat hisap bong dengan fifet kaca, dua pemantik gas serta empat sedotan plastik.

Sementara itu, saat Warta Kota mengunjungi kantor Lion Tower di bilangan Petojo Utara, suasana kantor terlihat normal.

Masih banyak masyarakat yang melakukan pemesanan tiket.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved