Gas Langka di Tanah Abang, Omzet Pedagang Foodcourt Turun Drastis

Beberapa hari ini, para pedagang foodcourt Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengalami kelangkaan gas.

Warta Kota/Hamdi Putra
Para pedagang foodcourt Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengalami kelangkaan gas. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Beberapa hari ini, para pedagang foodcourt Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengalami kelangkaan gas.

Hal ini diungkapkan oleh para pedagang kepada Warta Kota saat mengunjungi kawasan Pasar Tanah Abang pada Senin (4/12/2017) .

"Sudah tiga hari langka. Yang langganan dari agen saja susah, nggak ada gas. Kalaupun ada jarang dan harganya juga lebih mahal," tutur Solihin alias Bule, pedagang foodcourt Blok G Tanah Abang.

Keterangan ini dibenarkan oleh para pedagang lainnya yang mengaku susah mendapatkan gas.

Akibat kelangkaan tersebut para pedagang mengaku mengalami penurunan omset dagangan mereka.

"maaf nggak ada gas bang. Lagi langka, tadi warung sebelah dapat cuma harganya 25 ribu. Padahal biasanya 20 ribu," kata Uda, pedagang foodcourt Blok G lainnya.

"Mau masak nggak ada gas, omset turun. Nggak tahu apa disembunyiin kali ya karena akhir tahun biar harganya mahal," ucap Ida, yang juga pedagang foodcourt Blok G.

Pelanggan foodcourt yang hendak memesan minuman dan makanan juga terdampak akibat kelangkaan gas ini.

"Mau ngopi aja susah, katanya gak ada gas. Terpaksa pesen es teh manis," demikian keluh Dodi, pelanggan foodcourt Blok G yang juga seorang pedagang pakaian.

Para pedagang ini berharap agar pemerintah mengatur distribusi gas agar tidak terjadi kelangkaan yang berujung pada melonjaknya harga gas.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved