Selasa, 5 Mei 2026

Video Panggung Reuni Alumni 212 di Monas Roboh Diterjang Angin Jadi Viral

"Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar."

Tayang:

WARTA KOTA, BOGOR - Telah beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan panggung roboh yang diduga akan digunakan untuk menggelar acara reuni 212.

Dalam video singkat tersebut terlihat panggung yang ambruk tak keruan.

Besi-besi penyangganya terlihat roboh berantakan.

Begitupun pengeras suara dan berbagai perlengkapan panggung lainnya yang terlihat berserakan.

Video singkat tersebut juga memperlihatkan pemandangan Monumen Nasional (Monas) yang berdiri megah di antara tanah lapang di sekitarnya.

Membuktikan bahwa kejadian tersebut benar-benar ada di kawasan Monas.

Namun, tidak diketahui pasti apakah video tersebut benar menunjukkan robohnya panggung yang akan digunakan untuk reuni 212 atau bukan.

Video singkat tersebut diunggah oleh akun bernama @@Fatkhul54496093 di Twitter tertanggal 30 November 2017.

Dalam keterangan videonya, @Fatkhul54496093 menuliskan jika panggung reuni 212 di Monas ambruk dihantam angin.

@Fatkhul54496093 juga menukil sebuah kalimat berbahasa Arab yang diduga merupakan potongan ayat dari Al Quran, surat Al Baqoroh ayat 12.

"Alaa innahum humul mufsiduna wala killa yash'urun"
Panggung Reuni 212 di Monas Ambruk dihantam angin," tulis @Fatkhul54496093 di Twitternya.

Kurang lebih terjemahan dari kalimat berbahasa Arab di atas adalah sebagai berikut;

"Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar."

Akan Hadir di Reuni Akbar 212, Ternyata Fadlizon Berharap Hal Ini

Diberitakan sebelumnya, acara reuni akbar 212 akan digelar di Monas, Sabtu (2/12/2017).

Acara tersebut telah mengantungi izin dari pemerintah Jakarta, Gubernur Anies Baswedan.

"Suratnya sudah masuk kira-kira seminggu yang lalu, kemudian diberi acc (accepted/disetujui)," ujar Anies kepada Kompas.com di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kamis (30/11/2017).

Anies juga berpesan agar reuni 212 menaati Peraturan Gubernur Nomor 186 Tahn 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional.

Pergub yang baru ditekennya itu mengatur bahwa Monas dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan budaya.

"Saya katakan, pastikan sesuai dengan pergub yang baru," kata dia.

Ketika ditanya apakah dirinya akan hadir dan memberikan sambutan seperti yang tercantum dalam undangan reuni 212, Anies mengaku belum bisa memastikan hal tersebut.

"Belum tahu tuh, belum tahu," ucap Anies.

Berita Panggung Roboh Hoax

Humas Reuni Akbar 212, Habib Novel Bamukmin, membantah panggung yang akan digunakan peserta Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, roboh.

Bantahan tersebut disampaikan Novel mengingat saat ini telah menyebar potongan video panggung Reuni Akbar 212 roboh diaplikasi WhatsAap.

Padahal panggung yang roboh adalah milik Majelis Sholawat Nurus Mustofa yang telah selesai digunakan pada Kamis (30/11/2017) malam.

"Panggung yang roboh adalah panggung Tablig Akbar Majlis Sholawat Nurus Mustofa pimpinan Habib Hasan Ja'far Asegaf," kata Novel kepada Harian Terbit, Jumat (1/12/2017) dilansir harianterbit.com.

Menurut Novel, panggung tersebut roboh setelah digunakan acara dzikir oleh Majlis Sholawat Nurus Mustofa pimpinan Habib Hasan Ja'far Asegaf, Kamis (30/11/2017) malam.

Panggung Majelis Sholawat Nurus Mustofa juga berbeda dengan panggung yang akan dibuat acara Reuni Akbar 212.

Hanya karena tempatnya sama yakni Monas banyak pihak yang tidak senang dengan aktivitas Islam menyebut panggung yang roboh adalah milik Reuni Akbar 212.

"Panggung yang roboh yang semalam diselenggarakan Majelis Sholawat Nurus Mustofa di pelataran Monas dan pagi ini (Jumat, 1 Desember 2017) pun di tempat yang sama diselenggarakan tablik akbar oleh Majelis Rasulullah pimpinan Habib Nabil Al Musawa," ungkapnya.

Novel menuturkan, panggung yang akan digunakan Presidium Alumni 212 bersama FPI baru esok subuh (Sabtu, 2 Desember 2017) akan dibuat.

Sehingga bagaimana mungkin belum dibuat bisa roboh. Panggung yang dibuat selain untuk acara Reuni Akbar 212 juga untuk menggelar Maulid Agung Nabi Muhammad SAW.

Ia menilai, yang menyebarkan informasi bohong atau hoax panggung Reuni Akbar 212 roboh adalah pihak-pihak yang selama ini tidak senang terhadap aktivitas Islam.

"Informasi panggung Reuni Akbar 212 roboh adalah hoax. Karena panggung Reuni Akbar 212 belum dibuat," tegasnya.

Apalagi, sambung Novel, untuk mengembosi atau menggagalkan, acara Reuni Akbar 212 banyak pihak yang menyebarkan opini bernada negatif dan nyinyir bahwa aksi Reuni Akbar 212 bermuatan politik.

Padahal Reuni Akbar 212 adalah murni untuk menjalin silaturahmi dan keakraban karena aksinya bisa menjatuhkan orang yang menistakan agama Islam yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat ini tengah mendekam di Rutan Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Satu juta umat muslim diperkirakan akan menghadiri Reuni Akbar Alumni 212 yang akan digelar dikawaaan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017) besok.

Kehadiran para alumni 212 dilakukan karena sudah satu tahun tidak bertemu.

Oleh karena itu ajang Reuni Akbar Alumni 212 bisa menjadi temu kangen dan menjalin silaturahmi serta keakraban antar anggota.

Apalagi para anggota berasal dari berbagai dari berbagai daerah.

Reuni Akbar 212 adalah aksi konsolidasi lanjutan dari Aksi Bela Islam III (ABI III) Yang dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2016 yang lalu. (Didik Trio)

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNWOW.COM

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved