Jasa Marga Berlakukan Contra Flow Sejauh 14,4 KM di Tol Japek

Heru mengatakan, rekayasa ini dilakukan atas diskresi Jasa Marga dengan pihak kepolisian.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa melawan arus (contra flow) sejauh 14,4 kilometer di ruas tol setempat pada Jumat (1/12) siang. 

Hal tersebut terjadi akibat adanya gangguan lalu lintas di lajur jalan tol yang terjadi pada siang hari, sehingga pengguna jalan tol cenderung menggunakan jalur alternatif.

"Sedangkan pada malam hingga dini hari terjadi peningkatan volume lalu lintas terhadap lalu lintas normal," jelasnya.

Dia menambahkan, pada Sabtu (1/12) malam, pihaknya memprediksi bakal terus terjadi peningkatan volume lalu lintas pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikarang Utama.

Diprediksi bakal ada 86.000 kendaraan yang melintas atau meningkat lima persen dari volume lalu lintas normal sebesar 82.000 kendaraan

Dalam kesempatan itu, Heru mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan layak operasi.

Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo dan melakukan isi ulang uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Kepala Humas Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Handoyono menambahkan, rekayasa contra flow merupakan salah satu cara untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Rekayasa ini dilakukan dengan cara membuka pembatas jalan atau barrier di ruas tol, sehingga kendaraan yang mengarah ke Cikampek menggunakan lajur empat di arah sebaliknya.

Di tiap sisi kanannya, terdapat kerucut lalu lintas untuk memberi tanda batasan lajur yang boleh digunakan.

Handoyono menyatakan, lembaganya belum bisa memastikan durasi rekayasa lalu lintas ini diberlakukan.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved