KPK Imbau Jokowi Laporkan Album Piringan Hitam Metallica Pemberian Perdana Menteri Denmark

Presiden Jokowi memang beberapa kali melaporkan penerimaan hadiah kepada KPK.

KPK Imbau Jokowi Laporkan Album Piringan Hitam Metallica Pemberian Perdana Menteri Denmark
TRIBUNNEWS/NICOLAS MANAFE
Presiden Jokowi dan PM Denmark Lars Lokke Rasmussen bertukar cendera mata, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/11/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Presiden Jokowi melaporkan penerimaan hadiah dari Perdana Menteri (PM) Kerajaan Denmark Lars Lokke Rasmussen dan Ibu Negara Solrun Lokke Rasmussen, berupa album piringan hitam Metallica‎.

Hadiah itu diberikan saat Jokowi menerima kunjungan kenegaraan Lars Lokke Rasmussen dan istrinya di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/11/2017).

Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono mengatakan, sejauh ini Presiden Jokowi maupun pihak Istana Negara, belum melaporkan pemberian itu ke bagian gratifikasi KPK.

Baca: Tahu Kesukaan Jokowi, Perdana Menteri Denmark Berikan Album Piringan Hitam Metallica

"Kami belum bisa memastikan itu gratifikasi yang dilarang atau bukan, karena belum dilaporkan kepada KPK. Tapi, Presiden Jokowi sudah beberapa kali melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK. Kami sangat mengapresiasi sikap teladan beliau," tutur Giri saat dikonfirmasi wartawan.

Giri mengimbau Jokowi ataupun melalui pihak kepresidenan, segera melaporkan pemberian piringan hitam tersebut kepada KPK. Sehingga, dapat ditelaah lebih jauh oleh pihaknya.

"Menurut UU, diberikan waktu 30 hari kerja (untuk lapor) sejak penerimaan gratifikasi tersebut. Kalau memenuhi unsur 12B (UU Pemberantasan Korupsi), bisa dianggap suap‎," tegas Giri.

Presiden Jokowi memang beberapa kali melaporkan penerimaan hadiah kepada KPK. Beberapa bulan lalu, orang nomor satu di Indonesia ini melaporkan dua ekor kuda asal Sumbawa, pemberian dari warga NTT. Dari hasil telaah KPK, dua kuda itu akhirnya diputuskan menjadi milik negara dan diurus negara. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved