Brosur Kangen Water Dinilai Menyesatkan
Distributor Kangen Water DKI Jakarta, Ahmad Sofyan Hadi mendukung langkah BPOM untuk menarik brosur dan air kemasan Kangen Water.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda
WARTA KOTA, TEBET -- Distributor Kangen Water DKI Jakarta, Ahmad Sofyan Hadi mendukung langkah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menarik brosur dan air kemasan yang mencantumkan merk Kangen Water.
"Jujur saja sebenarnya brosur itu sangat menyesatkan," tutur Sofyan saat ditemui di kediamannya Jalan Tebet Barat, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).
Ia juga mendukung langkah BPOM untuk menarik brosur yang beredar di masyarakat.
"BPOM sudah melakukan tugasnya dengan baik, kita dukung karena memang brosur itu tidak resmi. Itu hanya inisiatif para penjual saja," sambungnya.
Sofyan juga sudah memberitahukan secara rutin kepada pembeli mesin bahwa dilarang keras mengemas air memakai label Kangen Wate,r namun tidak dihiraukan.
"Kita udah sering banget kasih tahu, tapi akhirnya capek sendiri karena tetap saja yang pengecer ini bandel," tuturnya.
Bagi Sofyan, adanya isu ini menjadi hal positif bagi Kangen Water untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa air kemasan yang di jual di pasaran itu bukan produk dari Kangen Water.
"Adanya isu ini menjadi hal positif, menurut saya ini baik karena Kangen Water bisa menjadi terkenal dan akhirnya kita dapat menjelaskan dan mengklarifikasi yang sebenarnya bahwa Kangen Water itu hanya alat. Bukan air kemasan," tutupnya. (m16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171128brosur-kangen-water-dinilai-menyesatkan_20171128_163125.jpg)