Susahnya Menata Bantaran Kali di Jaksel

Jakarta Selatan seolah tak bisa lepas dari cengkeraman banjir, tiap kali musim hujan datang.

Susahnya Menata Bantaran Kali di Jaksel
Warta Kota/Banu Adikara
Hujan deras yang mengguyur Jakarta pun juga membuat kawasan Jatipadang, Pasarminggu kembali terendam banjir. Air menggenang di daerah RW 06, tepatnya di sekitar tanggul Kali Pulo yang jebol, beberapa pekan lalu. 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU -- Jakarta Selatan seolah tak bisa lepas dari cengkeraman banjir, tiap kali musim hujan datang.

Pembenahan bantaran kali menjafosalah satu solusi dalam mengentaskan banjir.

Namun, belum maksimalnya proses normalisasi kali, ditambah rusaknya prasarana penangkal banjir yang sudah ada kerap me biat pusing pihak pemkot dalam menanggulangi banjir di sejumlah titik.

Hal ini dibenarkan Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Holi Susanto.

"Normalisasi kali yang ada diwilayah Jakarta Selatan belum sepenuhnya dapat terlaksana. Karena pada prinsipnya, normalisasi kali adalah mengembalikan lebar kali sesuai dengan trase atau lebar yang direncanakan dalam tata kota," kata Holi, Selasa (22/11/2017).

Holi melanjutkan, secara teknis, pelebaran trase lalu dilanjutkan dengan pembangunan elemeb penahan kali mulai dari turap alam, turap batu kali, sheetpile dan sebagainya.

"Kalau semuanya bisa terlaksana, naka normalisasi tersebut bisa terlaksana sebagai salah satu solusi penanganan banjir. Tapi kenyataannya, masih byk kendala untuk penataan bantaran dan normalisasi," kata Holi.

Holi merinci, hal yang paling umum membuat proses penataan bantaran mandek adalah banyaknya bangunan di bantaran kali.

Bangunan yang biasanya berada di atas tanah milik warga itu juga harus dibebaskan lebih dahulu. Inilah yang memakan proses paling lama.

"Contoh paling jelas adalah bantaran di tepian Kali Krukut, Kali Pulo, saluran penghubung Jelawe, dan banyak lagi," kata Holi.

Halaman
12
Penulis: z--
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved