Breaking News:

Beginilah Cerita Sopir Taksi Online yang Bawa Jenazah Imam ke Terminal Kampung Rambutan

Nuryatin (31) driver taksi online tak menyangka jika barang yang ia bawa bersama Badrun (43) dari bekasi berizikan mayat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Saat menjalani prarekontruksi Nuryatin hanya memperagakan adegan saat mengangkat bungkusan tersebut turun dari mobil serta memindahkan bungkusan tersebut dekat kamar mandi umum. 

WARTA KOTA, CIRACAS - Nuryatin (31) driver taksi online tak menyangka jika barang yang ia bawa bersama Badrun (43) dari bekasi berizikan mayat.

Saat menjalani prarekontruksi Nuryatin hanya memperagakan adegan saat mengangkat bungkusan tersebut turun dari mobil serta memindahkan bungkusan tersebut dekat kamar mandi umum.

Menurut Nuryatin pelaku mengorder taksi online pada pagi hari, di saat itu pula ia tak berfikiran apa isi dari bungkusan tersebut.

Pasalnya Badrun keluar dari tempat laundry.

Baca: Bunuh dan Buang Mayat Imam di Terminal Kampung Rambutan, Badrun Melakukannya Sendirian

"Saya juga ngak tahu kalo itu isinya mayat, jadi seperti pelangan pada umumnya taro barang lalu berangkat," kata Nuryatin saat ditemui, Selasa (21/11/2017).

Dalam perjalanan menurutnya Badrun lebih banyak terdiam saat diduduk disamping kemudi, bahkan tidak ada hal yang menujukan kecurigaan atau rasa ketakutan pada pelaku.

Ia sendiri juga tidak bertanya kepada pelaku, Badrun hanya meminta diantarkan ke Terminal Kampung Rambutan.

Selanjutnya setelah tiba dilokasi Nuryatin membantu menurunkan bungkusan tersebut dari mobil, setelah itu memindahkan ke samping kamar mandi umum yang berada di Terminal Kampung Rambutan.

"Saya hanya bantu angkat di dekat WC selanjutnya saya tidak tahu, setelah itu saya dapat orderan lagi," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved