Kamis, 16 April 2026

100 Hari Anies Sandi

Anies Baswedan Pertimbangkan Monas Jadi Alun-alun Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan melakukan optimalisasi pemanfaatan kawasan Monumen Nasional.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Pintu pejalan kaki di Monas Timur dibuka agar para pengunjung tidak terlalu jauh berjalan kaki masuk ke area Monas. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan melakukan optimalisasi pemanfaatan kawasan Monumen Nasional.

Pada Minggu (26/11/2017) mendatang, kawasan Monumen Nasional untuk pertama kalinya akan dipakai untuk kegiatan peringatan Hari Pahlawan.

Ia mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menggodok peraturan optimalisasi pemanfaatan kawasan Monumen Nasional, sekaligus mempertimbangkan berbagai faktor turunan seperti keamanan, menyusul dibukanya kawasan Monas untuk berbagai kegiatan.

Baca: Warga Bukit Duri Pemenang Gugatan Class Action: Kami Semua Kan Pendukung Anies-Sandi

"Kita sedang dalam proses untuk mengoptimalkan pemanfaatan Monumen Nasional ini, agar Monumen Nasional ini menjadi tempat kegiatan warga. Tentu dengan mempertimbangkan faktor keamanan, mempertimbangkan faktor historis, yang ada di lingkungan Monumen Nasional," tutur Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (20/11/2017).

Selain untuk kegiatan seni budaya, kawasan Monuman Nasional juga akan diperuntukkan kegiatan keagaman dan aktivitas warga DKI Jakarta lainnya.

Anies pun bakal mempertimbangkan konsep alun-alun di beberapa kota besar di Indonesia, untuk diadopsi pada kawasan Monumen Nasional (Monas).

Baca: Apa Kabar Kasus Papa Minta Saham? ini Kata Jaksa Agung

"Jadi kita semua mengatur ini menggunakan institusi. Jadi ada nomor peraturannya dan lain-lain saya sampaikan. Banyak kota di Indonesia ada alun-alun, warganya bisa berkumpul, warga bisa berkegiatan, nanti akan dipertimbangkan," papar Anies.

Namun, sampai saat ini Anies belum ingin membeberkan gambaran matang mengenai aturan pemanfataan kawasan Monas.

"Saya seperti biasanya tidak mengungkapkan rencana sebelum ada gambarnya. Sebelum ada konkret perencanaannya, sehingga kita bisa komunikasikan dengan baik tanpa menimbulkan salah paham," ujar Anies.

Baca: Rhoma Irama Minta Umat Islam Bersatu dan Tidak Saling Mengkafirkan

Pada 26 November mendatang, akan digelar peringatan Hari Pahlawan di Monumen Nasional.

"Nanti urutan acaranya disampaikan. Nanti akan ada pawai, ada marching band, akan ada banyak kegiatan, mulai dari Dukuh Atas sampai ke Monas. Kemudian dilanjutkan juga malamnya dengan kegiatan tausiah, itu rencananya," ungkap Anies.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno, berencana merivisi SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Merdeka (Monumen Monas), dan SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Reklame dan Bentuk Baliho, Umbul-umbul, dan Spanduk.

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama tidak mengizinkan kawasan Monas sebagai lokasi kegiatan acara keagamaan. (Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved