Breaking News:

Layanan Pengaduan Masyarakat di Kecamatan untuk Penyelesaian Masalah Dari Hilir Ke Hulu

Dilakukan untuk menyelesaikan masalah dari hilir ke hulu, sebelumnya, banyak masyarakat yang melakukan pengaduan di Balai Kota.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pelayanan pengaduan masyarakat mulai Sabtu (18/11/2017). 

WARTA KOTA, MENTENG -- Sabtu (18/11/2017) merupakan launching pengaduan masyarakat di kecamatan yang ada di DKI Jakarta.

Seluruh kecamatan diwajibkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk membuat posko pengaduan yang hanya dibuka pada hari Sabtu dari jam 08.00 sampai 11.00.

Camat Menteng, Paris Limbong mengatakan program pengaduan masyarakat di kecamatan merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menyelesaikan masalah dari hilir ke hulu, sebelumnya, banyak masyarakat yang melakukan pengaduan di Balai Kota.

"Sebelum ada program ini, banyak juga pengaduan yang langsung datang ke saya, ada juga yang melalui lurah dan media. Banyak juga yang langsung ke Balai Kota. Itu semua muaranya akan balik lagi ke kami kalau pengaduannya tak disampaikan di tingkat kecamatan. Yang tadinya pengaduan dari hulu ke hilir, sekarang di balik dari hilir ke hulu" kata Paris saat ditemui di Kantor Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/11).

Prosesnya sendiri, keluhan masyarakat akan di tampung di tingkat kecamatan. Apabila sekiranya bisa dilakukan penyelesaiannya, instansi terkait di tingkat kecamatan akan langsung menindaklanjuti aduan dengan cara melakukan survei lapangan terlebih dahulu.

"Misalnya masalah yang ini domainnya kebersihan, petugasnya akan survei ke lapangan pada Sabtu malam atau Minggu pagi. Kalau pun bisa ditindaklanjuti siang, akan langsung diturunkan. Survei lapangan dilakukan untuk mengonfirmasi kebenaran dari pengaduan itu," ujarnya.

Apabila permasalahan tersebut perlu dirundingkan secara lebih jauh, aduan masyarakar akan dibicarakan pada hari Senin ketika rapat mingguan di tingkat kecamatan. Hasil survei lapangan yang sebelumnya sudah dilakukan akan dibahas para kepala seksi.

"Misalnya tidak bisa juga terselesaikan, hari Selasa akan dibawa ke tingkat kota berbarengan dengan rapat pimpinan tingkat kota. Kalau masih gak bisa juga, baru ke tingkat provinsi," ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved