Jalan Protokol di Kota Bekasi Ikut Lumpuh

Mobil yang melintas di ruas tol Jakarta-Cikampek arah timur banyak yang keluar tol untuk mencari jalan alternatif.

Jalan Protokol di Kota Bekasi Ikut Lumpuh
Instagram jasa marga
Rambu Variable Message Sign (VMS) yang roboh di kilometer (km) 15 Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis (16/11) dini hari. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sejumlah jalan protokol di Kota Bekasi ikut lumpuh pada Kamis (16/11) siang.

Hingga pukul 14.45, puluhan personel Kepolisian Lalu Lintas Polres Metropolitan Bekasi Kota dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi masih berupaya mengurai kepadatan kendaraan.

Penyebab kemacetan ini dipicu oleh insiden jatuhnya crane pengangkut Variable Message Sign (VMS) dalam proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated di KM 15 arah timur sejak pukul 00.00.

Mobil yang melintas di ruas tol Jakarta-Cikampek arah timur banyak yang keluar tol untuk mencari jalan alternatif.

Akibatnya, beban kendaraan di jalan alternatif sangat tinggi hingga berujung pada kemacetan.

"Kita sudah kerahkan puluhan personel untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di ruas jalan arteri," kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi pada Kamis (16/11).

Johan mengatakan, jalan protokol yang terkena dampak akibat insiden ini adalah Jalan KH. Noer Ali, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Cut Meutia, Jalan Chairil Anwar hingga gerbang tol (GT) Bekasi Timur.

Hampir seluruh kendaraan di ruas jalan itu, tidak bergerak.

Selain mengerahkan personel, pihaknya juga memberlakukan sistem lalu lintas satu arah di Jalan Mayor Hasibuan, tepatnya di perempatan lampur merah Jalan Kartini.

Ruas jalan itu, kata dia, diprioritaskan untuk pengendara dari arah Jakarta ke Cikampek.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved