Jumat, 8 Mei 2026

Ketua Dewan Gelar Paripurna Istimewa Anies-Sandi Secara Terselubung tapi Bikin Damai

Ancaman aksi walk out saat paripurna RAPBD 2018 yang ditebar 30 anggota DPRD DKI tak jadi dilakukan, Rabu (15/11/2017)

Tayang:
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, usai Paripurna Istimewa 'terselubung' penyampaian visi misi dan program kerja, Rabu (15/11/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Ancaman aksi walk out saat paripurna RAPBD 2018 yang ditebar 30 anggota DPRD DKI tak jadi dilakukan, Rabu (15/11/2017).

Sebelumnya 30 anggota dewan mengancam akan walk out apabila pidato penyampaian visi misi Anies-Sandi tak dilakukan dalam paripurna terpisah dari paripurna RAPBD 2018.

1 pekan sebelum paripurna RAPBD 2018, anggota DPRD DKI dari fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman menyampaikan surat terkait ancaman walk out itu ke Ketua DPRD DKI dari fraksi PDIP, Prasetio Edi Marsudi alias Pras.

Dalam surat itu sebanyak 30 anggota dewan menandatanganinya dan menyerukan hal serupa.

Prabowo merupakan anggota dewan yang protes paling keras terhadap sikap Pras tak mau menggelar paripurna istimewa bagi Anies-Sandi.

Bahkan Prabowo melaporkan Pras ke Badan Kehormatan DPRD DKI (BK) terkait keengganannya menggelar paripurna istimewa.

Serta Prabowo meminta BK menjatuhkan sanksi pencopotan Pras sebagai ketua dewan.

Prabowo mengaku akan menjadi orang pertama yang walk out ketika paripurna tak dipisah.

"Tapi tadi ketua dewan mengabulkan keinginan kami hari ini," kata Prabowo ketika dihubungi Wartakotalive.com, Rabu (15/11/2017) sore.

Menurut Prabowo, apa yang dilakukan Pras tadi siang sama saja memberikan paripurna istimewa bagi Anies-Sandi.

Walau tak ada ucapan resmi dari Pras bahwa itu paripurna istimewa, tapi cara pelaksanaannya menunjukkan keistimewaannya.

Prabowo menjelaskan paripurna pidato penyampaian visi misi Anies-Sandi digelar setelag paripurna RAPBD 2018 ditutup.

"Jadi tadi kan setelah paripurna RAPBD 2018 ditutup, ketua dewan membuka lagi paripurna baru untuk anies-sandi menyampaikan visi misinya," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, itu merupakan paripurna istimewa kendati Pras tak menyebutkannya.

Makanya Prabowo dan 30 anggota dewam lainnya memilih tak melakukan walk out karena sikap Pras itu.

"Itu kan paripurna terpisah jadinya. Lalu tak ada pengambilan keputusan disitu sebagai ciri utama paripurna istimewa. Sebab kalau paripurna biasa itu ya harus ada keputusan. Jadi ya itu paripurna istimewa tadi sebenarnya," kata Prabowo.

Walaupun paripurna istimewa terkesan dibuat terselubung, Prabowo mengaku puas dengan sikap Pras.

"Kami berterimakasih kepada ketua dewan karena gubernur dan Wagub baru sudah diterima secara istimewa," kata Pras.

Selanjutnya, Prabowo yakin Badan Kehormatan Dewan tak akan melanjutkan laporan Prabowo terhadap Pras.

"Sudah dipenuhi kok keinginan seperlima anggota dewan yang melapor ke BK. Jadi laporan itu batal demi hukum dengan sendirinya," tutup Prabowo.(*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved