Inilah Pengakuan Ojek Online yang Antarkan Dokter Helmi Sebelum Tembak Sang Istri

"Cuma dari parkiran dengar ada suara (tembakan) itu, kaget saya kok itu penumpang saya, ya kaget, orang kan teriak," kata Rahmat.

Inilah Pengakuan Ojek Online yang Antarkan Dokter Helmi Sebelum Tembak Sang Istri
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi pistol. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Dokter Ryan Helmi, yang membunuh sang istri, Dokter Lety Sultri dengan cara ditembak sebanyak enam kali, mengaku menggunakan ojek online.

Yaitu untuk menuju ke tempat kerja istrinya di Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017) sekira pukul 14.00z

"Awalnya di sekitar kantor Walkot (Wali Kota Bekasi) dapat penumpang (pelaku), minta diantar ke klinik," kata Rahmat, ojek online yang mengantar pelaku, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Senin (13/11/2017).

Ia pun selama dalam perjalanan tidak mencurigai pelaku. Pasalnya, pelaku hanya diam selama perjalanan.

Namun, sesudah pelaku tiba di klinik, Rahmat menunggu di tempat parkir.

"Cuma dari parkiran dengar ada suara (tembakan) itu, kaget saya kok itu penumpang saya, ya kaget, orang kan teriak," kata Rahmat.

Ia mendengar enam kali tembakan. Meski tidak melihat pistol yang digunakan.

Namun usai kejadian tersebut pelaku langsung meminta diantarkan ke Mapolda Metro Jaya.

"Habis nembak dia ngomong ayo pak ke Polda, saya mau menyerahkan diri. Dia bilang, pak tungguin 10-15 menit, lalu saya langsung keluar polda," katanya.

Seperti diketahui, seorang dokter bernama Lety Sultri (46) tewas tertembak di tempat kerjanya di Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017) sekira pukul 14.00.

Pelakunya adalah suaminya sendiri, Dokter Ryan Helmi. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved