Mau Bikin SIM A Umum? Ini Syaratnya

Kementerian Perhubungan mewajibkan pengemudi taksi online untuk memiliki SIM A Umum sebagai sebuah standar

Mau Bikin SIM A Umum? Ini Syaratnya
Kompas.com
SIM A. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, KALIDERES -- Kementerian Perhubungan mewajibkan pengemudi taksi online untuk memiliki SIM A Umum sebagai sebuah standar. Hal ini sesuai dengan Revisi Peraturan Menteri 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh pengemudi taksi online untuk memiliki SIM A Umum. Selain harus mengikuti sejumlah prosedur seperti mengisi formulir, identifikasi dan verifikasi data seperti sidik jari, foto dan lain-lain, pemohon juga harus menjalani tes.

"Pemohon harus ikut ujian teori dan jawaban yang benar minimal 21 dari 30 soal. Setelah itu ujian praktek yakni teknik dasar mengemudi seperti zig zag, parkir paralel dan seri serta etika berlalu lintas seperti menaikkan atau menurunkan penumpang," kata Kasi SIM Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar, Sabtu (11/11).

Selain itu masih ada syarat lain yang harus dipenuhi oleh pengemudi kendaraan umum demi memperoleh SIM A Umum. Tidak seperti saat mengikuti ujian SIM A polos, mereka harus mengikuti tes yang lebih ketat karena untuk kepentingan orang banyak.

"Bedanya kalau umum ada ujian simulator yang harus diikuti dan ada tes psikologi untuk mengetahui kecermatan pengemudi. Untuk biaya SIM A Umum hanya Rp 120 ribu dan untuk mendapatkannya terlebih dahulu harus mempunyai SIM A polos minimal satu tahun," ujar Fahri.

Sementara itu salah satu pengemudi taksi online, Deddy (49) mengaku senang telah memiliki SIM A Umum yang sesuai dengan ketentuan. Pria yang sudah bekerja sebagai pengemudi taksi online sejak tahun 2015 itu kini tidak perlu lagi khawatir apabila sewaktu-waktu ada razia.

"Sebelumnya saya kan sudah punya SIM A, nah sekarsng sesuai dengan peraturan, saya bikin SIM A Umum. Senang sih dengan adanya peningkatan ini, prosesnya juga nggak lama, paling cuma setengah jam," ucapnya. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved