Dokter Ditembak
Positif Mengandung Benzodiazepine Hasil Tes Urine Helmi Pembunuh dokter Letty
Reinkarnasi, reinkarnasi, reinkarnasi. Semua yang mati pasti akan pindah ke tubuh yang lain.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, SEMANGGI -- Dokter Ryan Helmi mengaku ingin menyusul sang istri, dokter Letty Sultri yang ditembak sebanyak enam kali hingga tewas.
Pernyataan itu ia lontarkan dengan kondisi meracau, saat dibawa untuk diperiksa oleh penyidik Mapolda Metro Jaya.
"Mau nyusulin dia," kata Helmi," di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017) sore.
"Diperintah, diperintah," kata Helmi kembali meracau.
Tak hanya itu, Helmi juga meracau ketika ditanya wartawan.
Ia hanya menjawab reinkarnasi.
"Reinkarnasi, reinkarnasi, reinkarnasi. Semua yang mati pasti akan pindah ke tubuh yang lain. Jiwa Letty akan datang ke tubuh yang lain. Buat bisa dibunuh," kata Helmi meracau.
Sementara, polisi sendiri telah melakukan tes urine terhadap dokter Helmi.
Hasilnya, positif mengandung Benzodiazepine.
Karena itu jawaban yang diberikan oleh Helmi cenderung meracau.
"Gangguan psikotik tahu nggak? Tanya dokter sana!" kata Helmi ditanya masalah penyakitnya.
Benzodiazepine sendiri merupakan jenis obat yang memiliki efek sedatif atau menenangkan.
Obat tersebut diperuntukkan bagi orang yang cemas atau tertekan dan dapat digunakan dalam pengobatan jangka pendek pada beberapa masalah tidur tertentu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pecah_20171110_164754.jpg)