Djarot Harus Diseret ke Kasus Dugaan Korupsi NJOP Pulau C dan D

BPRD DKI hanya menetapkan NJOP pulau C dan D sebesar Rp 3,1 juta per meter sebelum Lebaran 2017 lalu.

Djarot Harus Diseret ke Kasus Dugaan Korupsi NJOP Pulau C dan D
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Djarot saat diwawancara wartawa di acara pelepasannya, Minggu (15/10/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Dugaan koruptif kebijakan besaran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Pulau Reklamasi C dan D Teluk Jakarta bakal menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat.

Koruptif kebijakan itu merupakan penetapan NJOP oleh Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta (BPRD DKI) yang jauh dari angka semestinya.

BPRD DKI hanya menetapkan NJOP pulau C dan D sebesar Rp 3,1 juta per meter sebelum Lebaran 2017 lalu.

Hal itu jadi mencurigakan karena pada simulasi yang dibuat DPRD DKI bersama eksekutif pada Januari 2016, NJOP justru ditulis Rp 10 juta permeter.

Baca: Megawati Dilaporkan ke Polisi, Politikus ini Minta Kader PDIP Jatim Tenang

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, mengatakan makanya Polda Metro Jaya jangan hanya memanggil pejabat dan DPRD DKI saja.

"Jangan lupakan Djarot. Dia juga harus dimintai keterangan. Dugaan koruptif kebijakan tersebut atas persetujuan Djarot sebagai orang nomor satu di Pemprov DKI ketika itu," kata Uchok ketika dihubungi wartawan, Rabu (8/11/2017).

Baca: Nah Proyek Reklamasi Makin Runyam karena Ditemukan Bukti Korupsi dalam Penetapan NJOP

’’Kalau Polda tak berani panggil, lebih baik kasusnya kembalikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saya yakin Pak Djarot mengetahui,’’ tegas Uchok.

Apalagi, kata mantan aktivis PMII itu, Djarot mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 137 Tahun 2017, tentang Panduan Rancang Kota Pulau G Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta sebelum lengser.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved