Wali Kota Tangerang: Jangankan UMK Rp 4 Juta, Rp 10 Juta Juga Saya Jabanin

Pemerintah Kota Tangerang masih melakukan tahap proses penetapan upah minimun kota (UMK) 2018.

Wali Kota Tangerang: Jangankan UMK Rp 4 Juta, Rp 10 Juta Juga Saya Jabanin
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat berkunjung ke Kantor Redaksi Warta Kota. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pemerintah Kota Tangerang masih melakukan tahap proses penetapan upah minimun kota (UMK) 2018.

Selasa (7/11/2017) kemarin, Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang bersama pihak-pihak terkait masih melakukan rapat lanjutan guna membahas perihal tersebut.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun buka suara terkait UMK 2018 ini. Ia menyebut para buruh bahkan meminta Rp 4 juta pada UMK tahun mendatang.

Baca: Pembangunan Tugu Nama di Gunung Bromo Menuai Protes

"Jangankan minta Rp 4 juta, Rp 10 juta juga saya jabanin," ujar Arief saat berkunjung ke Kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017).

Menurut Arief, para buruh juga harus mengerti dan memahami kondisi yang ada di Kota Tangerang. Terlebih dari segi bisnis dan investasi.

"Kita juga harus punya tanggung jawab," ucapnya.

Baca: Sembilan Tersangka Pembakar Sekolah di Palangkaraya Bakal Disidang di PN Jakarta Barat

Tanggung jawab yang dimaksud adalah dalam pengembangan sumber daya manusia. Menurut Arief, UMK di wilayahnya tersebut memang tergolong tinggi.

UMK di Kota Tangerang pada 2017 mencapai Rp 3,2 juta, dan para buruh meminta kenaikan sekitar 16 persen.

"Kita persiapkan dulu SDM-nya, kalau mau gaji besar mah gampang aja, tapi perusahaannya ada atau enggak," kata Arief.

Baca: Azas Tigor Nainggolan: Uang Elektronik Ilegal

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah membangun branding guna menggaet para investor. Branding terbaru Kota Tangerang adalah mengusung Kota Seribu Industri Sejuta Jasa.

"Oleh karena itu, kami sekarang komit untuk membangun sejumlah infrastruktur guna memudahkan proses bisnis di Kota Tangerang, seperti membangun jalan, pengembangan alat transportasi, dan menyiapkan sumber daya manusianya," papar Arief. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved