Bangun 800 Septictank, Depok Raih Penghargaan AMPL Award

Idris mengatakan penghargaan ini merupakan komitmen Pemkot Depok dalam hal sanitasi dan pengelolaan limbah.

Bangun 800 Septictank, Depok Raih Penghargaan AMPL Award
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Idris saat menerima penghargaan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Nasional (AMPL) Award n di Balkot Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Karena upaya pembangunan sanitasi dan pengelolaan limbah yang dianggap berhasil, Pemerintah Kota Depok mendapat penghargaan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Nasional (AMPL) Award dari Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Penghargaan diterima Wali Kota Depok Mohammad Idris di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Idris mengatakan penghargaan ini merupakan komitmen Pemkot Depok dalam hal sanitasi dan pengelolaan limbah.

Artinya kata dia pengelolaan sanitasi yang modern di Kota Depok, telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Lewat penilaian yang cukup ketat dari Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Nasional (Pokja AMPL Nasional), Pemkot Depok berhasil meraih penghargaan ini.

"Bisa dilihat juga dari kerja sama Pemkot Depok dengan kementerian untuk keputusan pengolahan limbah tinja yang kita lakukan beberapa waktu lalu," katanya di Balai Kota Depok, Rabu (8/11/2017).

Idris mengatakan melalui APBD, Pemkot Depok telah melakukan pengembangan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang berada di Kalimulya Cilodong Depok.

"Sudah kita realisasikan lewat APBD kita dari tahun ke tahun khususnya 2017, untuk IPLT yang ada di Kalimulya ini. IPLT ini lebih modern dan lebih banyak menampung kapasitas serta kedap air, karena kami menggunakan fiber sebagai materialnya," kata Idris.

Sampai dengan 2017, kata Idris Kota Depok telah membangun 800 septictank di 31 titik. "Di mana 1 titik bisa menampung 40 KK. Ini sangat berguna bagi warga masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan," katanya.

Dirinya berharap, dengan semakin modernnya pengolahan sanitasi di Kota Depok, masyarakat bisa terus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pemenuhan akses universal guna sanitasi dan air minum yang layak.

"Mudah-mudahan terbentuk persepsi masyarakat terkait lingkungan hidup dan pentingnya perhatian terhadap sanitasi. Tentunya ini juga dalam rangka mencapai target akses universal 2019," kata Idris.

Kota Depok merupakan salah satu dari sembilan kota/kabupaten se-Indonesia yang mendapatkan penghargaan dengan kategori komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan air limbah.

"Pemkot Depok fokus dalam membangun persepsi masyarakat terkait pentingnya akses sanitasi dan air bersih yang layak. Upaya ini telah kita lakukan sejak tahun 2013," kata Idris.

Dari upaya itukah katanya mengantarkan Kota Depok meraih penghargaan dari Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Nasional (Pokja AMPL Nasional).

Selain itu, tambah Idris, Pemkot Depok juga kerap memfasilitasi pembangunan septictank untuk masyarakat. "Hal ini dilakukan sekaligus untuk mengedukasi masyarakat pentingnya memiliki septictank yang layak dan sesuai standar. Kami melakukan kolaborasi antara pelaku usaha dan CSR untuk pembangunan septictank dari sisi pembiayaan. Pembiayaan ini sifatnya subsidi, jadi tidak kita berikan begitu saja," katanya.

Diharapkan katanya pembangunan ini akan merata di setiap kecamatan yang ada di Kota Depok. "Di samping itu, kita juga memberikan edukasi bagaimana pemasangan septictank yang benar," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved