Breaking News:

Telaga Warna Sekarang Ada Cottage, Kok Pemkab Bogor Diam Saja

Ardedi menambahkan bahwa pendirian bangunan tersebut ia nilai mempunyai sifat yang merusak daerah resapan air.

Tribun Bogor
Keberadaan cottage di Telaga Warna 

WARTA KOTA, BOGOR - Keberadaan cottage di daerah resapan air di Talaga Warna Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor menuai kecaman.

Setelah beberapa waktu lalu warga Puncak sempat mengungkapkan keresahaannya kepada anggota Satpol-PP yang melintas, keresahan juga dirasakan oleh Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) yang giat melakukan reboisasi di hulu sungai Ciliwung kawasan Puncak Bogor.

Ketua YHLI, Ardedi Tanjung, mengatakan bahwa bangunan yang didirikan di kawasan Wisata Talaga Warna sangat bertentangan dengan program reboisasi yang ia jalankan.

"Kalo dari sisi kita hal-hal begitu adalah hal-hal yang harus ditiadakan ya karena kita capek nanti karena usaha kita coba perbaiki dari hulu sementara ada pembangunan yang manfaatnya tidak untuk orang banyak," ujar Ardedi ketika dihubungi wartawan, Selasa (7/11/2017).

Ia mengaku sangat menyayangkan keberadaan cottage di Talaga Warna di mana di kawasan tersebut seharusnya bukan mendirikan bangunan tapi menanam.

Ardedi menambahkan bahwa pendirian bangunan tersebut ia nilai mempunyai sifat yang merusak daerah resapan air.

Ia berharap bahwa pemerintah bisa menegakan regulasi yang ada terkait pendirian bangunan di daerah resapan air tersebut.

"Kita berharap kepada pemerintah hal-hal kayak gini tuh tidak ditolerir karena posisinya sudah jelas itu di Talaga Warna, hulunya sekali gitu, di sana seharusnya ya menanam," ungkapnya. (Naufal Fauzy)

Editor:
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved