Adinia Wirasti Lebih Suka Baca di Hard Copy daripada di Gagdet
"Ketika dipitching, saya tidak mau script via data tapi lebih enak hard copy..."
Penulis: | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTA KOTA, PALMERAH --- Sejak era digital, kebiasaan membaca juga mulai berubah. Bila sebelumnya membaca buku dan koran saja, kini pilihannya melalui gadget. Terlebih pada generasi milenial.
Namun bagi pemain film Adinia Wirasti (30), membaca tetap lebih enak dengan hard copy atau kertas.
"Pekerjaan saya menuntut saya untuk baca. Ketika dipitching, saya tidak mau script via data tapi lebih enak hard copy," kata Adinia saat briefing Perpustakaan Ciptakan Dampak Perubahan, Mulai Pemberdayaan Hingga Membuka Lapangan Kerja, di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (6/11).
Ia juga hingga kini selalu bawa buku ke manapun termasuk saat traveling.
"Kalo traveling tetep bawa buku tiga. Temen-temen suka heran karena kan berat-beratin. Kalaupun mau baca lewat gadget saja. Tapi bagi saya baca buku sudah kebutuhan," ujar pemain film yang melejit lewat Ada Apa Dengan Cinta ini.
Menurut adik kandung Sara Wijayanto ini, budaya membaca masih kurang.
"Saya perhatiin sekitar, temen-teman lain ngga suka baca. Anak muda sekarang males baca. Padahal itu ada jelas tulisan toilet, tapi malah nanya. Sebabnya apa? karena hidup digital yang terlalu merajalela. Bahkan org lebih suka texting atau live," katanya.
Penikmat kopi ini juga mengatakan suka bertemu orang untuk berkomunikasi.
"Kalau ketemu langsung bisa brainstorming. Dampak dari brainstorming itu kan lebih enak hasil idenya," ujar wanita cantik yang didapuk sebagai Sahabat PerpuSeru ini.
Ia ingin share lifestyle positif, yakni pertama, kumpul sama temen secara positif dan produktif. Lalu, seusai networking, menemukan kecocokan. Kemudian, diaplikasikan.
Ketertarikan di Program PerpuSeru ini ada kaitannya yang ingin membudayakan membaca.
"Tujuan ikut PerpuSeru, karena banyak di sekitar yang ngga punya lifestyle membaca. Program ini mewakilkan kegelisahan saya selama ini. Jadi bisa sharing di sini. Awalnya pentingnya membaca, daripada komen-komen ngga jelas di medsos, mending baca di aplikasi ini. Lalu sharing positif sama yang lain," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170406berita-foto-ini-dia-artis-pendukung-film-kartini8_20170406_123430.jpg)