Minggu, 26 April 2026

Cegah Kekerasan di Dunia Pendidikan, KPAI Sambangi Kementerian Pendidikan

KPAI datang bersama sejumlah perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Editor: Murtopo
Banjarmasin Post
Guru pukuli siswa 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kekerasan terhadap siswa yang terjadi bwlakangan ini sangat disayangkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Pada Rabu 11 Oktober 2017 terjadi aksi kekerasan di SMP Negeri 10 Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Selanjutnya mencuatnya sebuah video aksi pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswa hingga viral di media sosial sejak Minggu (05/11) kemarin.

Terkait hal tersebut, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengungkapkan pihaknya telah menyambangi Kementerian Pendidikan Republik Indonesia (RI) pada Senin (06/11).

Tujuannya untuk membahas tentang penyelesaian masalah serta pencegahan yang dapat dilakukan, sehingga peristiwa tidak menyenangkan itu tidak terulang kembali.

"Maksud dan tujuan KPAI menemui Kemdikbud RI adalah terkait kasus kekerasan di salah satu SMPN di Pangkal Pinang, Provisi Bangka Belitung serta sebuah kekerasan yang dilakukan seorang guru terhadap anak didiknya di dalam ruang kelas," jelasnya dalam siatran tertulis pada Senin (06/11).

Dalam kunjungan tersebut, diungkapkannya, KPAI datang bersama sejumlah perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Mereka diterima langsung oleh Dirjen Dikdasmen Kemdikbud Hamid Muhamad, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Ari Santoso dan sejumlah staf Kemdikbud RI.

Pertemuan yang berlangsung tertutup selama sekitar 45 menit itu membahas kedua fenomena kekerasan terhadap siswa yang diketahui terjadi justru dilakukan oleh oknum guru serta di dalam lingkungan sekolah.

Terkait kasus Kekerasan guru terhadap siswa di SMP Negeri 10 Pangkal Pinang, berdasarkan laporan Dinas PPA Kota Pangkal Pinang, peristiwa tersebut sudah berakhir damai.

"Akan tetapi Kemdikbud sudah menurunkan tim ke Pangkal Pinang terkait kasus kekerasan yang terjadi di salah satu SMPN Pangkal Pinang. Hasil investigasi akan di share (bagikan), baik kepada KPAI maupun Kementerian PPPA," jelasnya.

Adapun terkait video kekerasan pemukulan siswa di kelas yang kini tengah viral bukan kejadian aksi kekerasan di SMP Negeri 10 Pangkal Pinang.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat.

Terkait hal tersebut, Kementerian PPPA dan Kemdikbud akan melakukan penyelidikan.

"Tujuannya untuk memastikan peristiwa tersebut dan akan bertindak sesuai kewenangan yang diamanatkan oleh perundangan," jelasnya. (dwi)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved