Kecelakaan Kerja

Beton Parapet Jatuh, Operator MRT Bisa Kena Pasal Kelalaian

Polrestro Jakarta Selatan masih terus mendalami kasus jatuhnya beton parapet proyek MRT. Tidak menutup kemungkinan bisa ada tersangka.

Beton Parapet Jatuh, Operator MRT Bisa Kena Pasal Kelalaian
warta kota/Banu Adikara
Warga menonton penanganan jatuhnya beton parapet seberat 3 ton yang hendak dipasang di badan jalur MRT Jalan Wijaya II, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (3/11/2017) malam. Jatihnya beton ini sempat menimpa sepeda motor sehingga korban mengalami luka ringan. 

Laporan Wartawan wartakotalive.com Banu Adikara

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Polrestro Jakarta Selatan masih terus mendalami kasus jatuhnya beton parapet proyek mass rapid transit (MRT).

Tidak menutup kemungkinan bisa ada tersangka dalam kasus ini.

Untuk diketahui, sebuah beton parapet pembatas jalur MRT di Jalan Wijaya II jatuh saat sedang diangkat oleh truk crane pada Jumat (3/11/2017) malam.

Beton itu menimpa seorang pengendara motor bernama Syamsuddin, dan merusak sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna putih.

Beruntung, Syamsuddin hanya mengalami luka memar di pergelangan kedua kakinya.

Baca: Wakil Wali Kota Tangsel Pasrahkan Besaran UMK 2018 ke Disnaker

Sempat ditangani di RS Pertamina, Syamsuddin sudah diperbolehkan pulang pada Sabtu dini hari, dan hanya perlu menjalani rawat jalan.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso pada Senin (6/11/2017) menuturkan, pihaknya bakal memanggil pihak operator yang saat itu bertugas di lapangan.

Menurut Bismo, jika memang terbukti ada kelalaian, maka para operator yang bersangkutan bisa dikenakan pasal pidana.

"Jika memang terbukti, bisa dikenakan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian menyebabkan orang lain terluka. Ancaman hukuman enam sampai sembilan bulan penjara," ujar Bismo.

Bismo menuturkan, saat ini pihaknya baru memanggil tiga orang saksi, yakni mandor proyek, petugas pengamanan dari kontraktor, dan pihak kepolisian di lokasi.

Penulis: z--
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved