Terobosan Unik, Tukang Cukur Bikin Layanan Online Bernama Bang Cukur
Sehingga dia berharap, bisnis ini bisa membuka lapangan pekerjaan untuk para tukang cukur yang menganggur.
WARTA KOTA, BOGOR - Bang Cukur generasi penerus tukang cukur keliling yang diinisiasi oleh seorang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan meluncurkan aplikasi berbasis online.
Hal tersebut diungkapkan Bima (23), pendiri Bang Cukur kepada TribunSolo.com, Rabu (1/11/2017).
Menurut Bima saat ini ia dan rekan-rekannya tengah bekerja sama untuk mewujudkan aplikasi Bang Cukur.
"Kami di Bang Cukur akan fix meluncurkan aplikasi," kata Bima.
Rencananya aplikasi Bang Cukur tersebut akan berlaku di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dikatakan Bima, DIY merupakan wilayah yang potensial dari sumber daya manusianya.
Sehingga dia berharap, bisnis ini bisa membuka lapangan pekerjaan untuk para tukang cukur yang menganggur.
Rencananya, Bang Cukur juga akan merangkul tempat pangkas rambut dan barbershop yang ada di DIY.
Adapun meNurut Bima, saat ini sudah ada beberapa mahasiswa yang bergabung dengan Bang Cukur.
Antara lain dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan AMIKOM.
Seperti diberitakan sebelumnya, alasan Bang Cukur berdiri adalah untuk memudahkan pelanggan memotong rambutnya tanpa perlu datang ke salon atau barbershop.
Pelanggan cukup mengklik fitur share location WhatsApp, maka tukang cukur akan datang.
Sejauh ini, layanan penggilan cukur rambut Rp 15 ribu tersebut baru beroperasi untuk mereka yang tinggal di sekitar Universitas Sebelas Maret, Kentingan, Jebres, Solo. (Wartawan Magang TribunSolo.com/Syahidah Aulya Husna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171103-bang-cukur-online_20171103_174119.jpg)