Satpol PP Lakukan Investigasi Anggota Internal yang Diduga Terlibat Pungli

Satpol PP Jakarta Pusat akan melakukan investigasi untuk menanggapi tudingan Ombudsman RI yang menyebutkan adanya oknum petugas yang 'bermain'

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Bangunan liar berupa bedeng dan warung di sekitar Terminal Jatijajar, Depok, yang ditertibkan petugas Satpol PP Depok, Rabu (18/10/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Satpol PP Jakarta Pusat akan melakukan investigasi untuk menanggapi tudingan Ombudsman RI yang menyebutkan adanya oknum petugas yang 'bermain' dengan pedagang Kaki Lima (PKL) saat timnya melakukan penertiban.

"Saya akan berkoordinasi dengan Kasatpol PP Jakarta Pusat nanti dan mulai hari ini saya akan melakukan investigasi kepada anggota-anggota saya," tutur Santoso, Kasie PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Pusat saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (2/11).

Dugaan tersebut terkait kebocoran informasi yang disampaikan oknum Satpol PP kepada para PKL sebelum penertiban dilakukan di kawasan Pasar Tanah Abang.

Menanggapi hal itu, Santoso menegaskan mungkin saja ada anggota yang memang mengenal sejumlah PKL di sana.

"Kalau permasalahan kenal dengan pedagang karena petugas berjaga disana dan memang banyak orang itu mungkin-mungkin saja. Tapi kalau misalnya ada kebocoran sebelum operasi terjadi, sekali lagi, saya akan tindak anggota Satpol PP yang melakukan perbuatan melanggar hukum!" tegas Santoso.

Sedangkan perihal dugaan pungli yang dilakukan oknum Satpol PP kepada sejumlah PKL yang tertangkap dengan cara membayar di tempat untuk mengambil barang dagangan, Santoso menyatakan perbuatan tersebut juga tak diperbolehkan.

"Termasuk kalau ada petugas yang meminta dibayar di tempat, karena metode pembayar ada prosesnya, di pengadilan melaluo sidang tipiring setelah putusan hakim, bayarnya ke kejaksaan dan masuk ke kas negara," ujarnya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved