Minggu, 12 April 2026

Alexis Berhenti Beroperasi, Karyawan Minta Pemprov DKI Kasih Jalan Keluar

WT (40), pembersih kamar Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara, patah arang, sumber penghasilannya berkurang.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Bath tub yang ada di dalam kamar tidur spa room lantai tujuh di Hotel dan Griya Pijat Alexis, Jakarta, Selasa (31/10/2017) siang. 

WARTA KOTA, PADEMANGAN - WT (40), pembersih kamar Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara, patah arang, sumber penghasilannya berkurang.

WT tengah duduk di warung dekat Hotel Alexis. Ia yang mengenakan kardigan ungu, kaus putih, dengan celana panjang biru, merenung memikirkan nasib ke depan.

"Pusing mas, anak dua. Satu SMA kelas 3, yang satu kelas 3 SD," ujarnya, Rabu (1/11/2017).

Baca: Tenaga Asing di Alexis Bekerja Sebagai Pemandu Lagu dan Terapis

WT mengadu nasib ke ibu kota dari Bogor, Jawa Barat, sejak 2012 lalu. Ia bekerja sebagai pembersih kamar bertahun-tahun di Hotel Alexis. Kerja sehari dengan rentang waktu delapan jam.

Menurutnya, ada sekitar 600 karyawan lain yang bekerja di hotel yang berlokasi di Jalan RE Martadinata 1, Ancol, Jakarta Utara, tersebut. WT meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memikirkan nasib para karyawan lain.

"Ya, kan katanya mau menyediakan lapangan pekerjaan. Kalau ini si, memutus lapangan pekerjaan namanya," katanya.

Baca: Logo Dicopot, Hotel Alexis Tinggal Kenangan

WT mengaku sudah dua hari tidak bekerja, setelah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada 27 Oktober 2017, menolak permohonan tanda daftar usaha pariwisata Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

"Iya, sudah dua hari ini saya tidak kerja, mas. Tidak tahu nasib saya sekarang ini. Tidak ada juga pesangon apapun dari hotel kalau pegawai sudah tidak kerja lagi," tuturnya.

WT berencana kembali ke kampung asalnya di Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (5/11/2017) nanti. WT menaruh harapan kepada Pemerintah DKI Jakarta, untuk memperhatikan nasib para pegawai di Hotel Alexis tersebut.

Baca: Alexis Bayar Pajak Rp 30 Miliar per Tahun, Anies Baswedan: Kami Ingin Uang Halal

"Perhatikan pegawai yang kerja sudah lama lah mas, pemerintah. Tolong dibantu kasih jalan keluar. Ini ada sekitar 600 orang pegawai yang saya tahu kerja disini," paparnya.

WT membantah saat ditanya mengenai lantai 7 Hotel Alexis, yang diduga menjadi tempat prostitusi,

"Tidak benar itu," ucapnya. (Dennis Destryawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved