Hendak Pesta Sabu, Polisi Bekasi Periksa Anggota Polres Tangerang

Kepada polisi, AIP mengaku baru mengenal SC sejak dua bulan lalu lewat aplikasi WhatsApp.

Hendak Pesta Sabu, Polisi Bekasi Periksa Anggota Polres Tangerang
Elshinta.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Anggota Satuan Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Polres Metro Tangerang Kota Bripka AIP, sempat menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota, Senin (30/10/2017) lalu.

Dia diperiksa karena diduga hendak mengonsumsi sabu di Apartemen Center Poin Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, Bripka AIP ditangkap saat sedang berbelanja di minimarket yang terletak di kawasan apartemen tersebut. Saat diamankan, Bripka AIP mengaku tengah menunggu seorang teman perempuannya berinisial SC, untuk berpesta sabu di unit apartemen tersebut.

Baca: Masa Pencekalan Setya Novanto ke Luar Negeri Diperpanjang Hingga April Tahun Depan

“Pengakuan Bripka AIP, temannya itu memiliki hunian di sana, dan mereka berencana akan mengonsumsi sabu bersama,” ungkap Erna, Rabu (1/11/2017).

Kepada polisi, AIP mengaku baru mengenal SC sejak dua bulan lalu lewat aplikasi WhatsApp. Mereka lalu membuat janji bertemu di unit apartemen milik SC. Namun saat AIP menghubungi ponsel SC di lobi apartemen, sang perempuan tidak menjawabnya. AIP lalu ke minimarket untuk membeli sebungkus rokok.

“Saat di minimarket itulah petugas mengamankanya. Dia diamankan berkat informasi masyarakat yang curiga dengan gerak-geriknya,” ujar Erna.

Baca: Jokowi Ingin Pengedar Narkoba dan Obat Ilegal Digebuk Ramai-ramai, Kabareskrim Malah Bilang Begini

Tanpa pikir panjang, kata Erna, anggota Satuan Reserse Narkoba yang membekuknya langsung membawa AIP ke Polres setempat. Di sana, AIP mengakui perbuatannya hendak menggelar pesta sabu bersama perempuan yang baru dikenalnya.

“Untuk sosok SC masih dicari anggota,” jelas Erna.

Meski demikian, kata Erna, polisi kini membebaskan AIP karena tidak ditemukan alat bukti berupa sabu. Namun berdasarkan pemeriksaan, rupanya AIP pernah terjerat kasus yang sama pada 2015 lalu, dengan vonis rehabilitasi narkoba.

“Dia sudah divonis rehab dan menjalankan tahanan kriminal umum di Lapas Tangerang pada 2015 lalu,” cetus Erna. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved