Breaking News:

Registrasi Prabayar

Registrasi Prabayar Gagal, Sebaiknya Anda Lakukan Ini

“Ketika tidak ada tanggapan pada hari ini coba lagi minimal 24 jam dari sekarang. Jangan langsung kirim-kirim lagi.."

Istimewa
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Sosialisasi yang diberikan berbagai pihak juga media membuat warga antusias melakukan registrasi kartu ulang prabayar di hari pertama. Padahal sistem punya kemampuan yang terbatas untuk memproses SMS yang masuk. Walaupun kapasitas tiap operator cukup tinggi, yakni bisa memproses 100 SMS/detik.

“Hari ini terjadi lonjakan yang cukup tinggi SMS yang masuk untuk melakukan registrasi. Ada dua alasan, pertama karena masyarakat sangat antusias, dan kedua adanya hoax yang menyebutkan hari ini registrasi terakhir. Sehingga lonjakannya sangat luar biasa,” kata Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Agung Harsoyo yang dihubungi Warta Kota, Selasa (31/10).

Baca: Hari Pertama Registrasi Prabayar Banyak yang Gagal

Selain itu, lonjakan juga terjadi karena banyak masyarakat yang terus mengirim SMS ketika belum ada tanggapan dari pihak operator. Belum lagi  ‘sumbangan’ dari SMS kartu perdana prabayar. Seperti diketahui mulai 31 Oktober 2017, ketika membeli kartu perdana prabayar harus diaktifkan dulu dengan melakukan registrasi di counter-counter.

Ia mengharapkan masyarakat cukup bersabar ketika mencoba SMS ke 4444 ketika SMS tersebut belum ada tanggapan dari pihak operator.

“Traffic yang tinggi ini juga bisa disebabkan karena masyarakat yang mencoba SMS dan  belum ada tanggapan tapi  terus kirim SMS. Sehingga melebihi kemampuan operator memproses 100 SMS/detik,” katanya lagi.

Baca: Pemilik Kartu Prabayar Harus Registrasi Ulang, Menkominfo: Prosesnya Tak Lebih dari Semenit

Sebaiknya, ketika mengirim SMS tidak ada tanggapan atau ada tanggapan tapi berupa maaf, masyarakat diminta untuk mencoba keesokan harinya atau lusa.

“Ketika tidak ada tanggapan pada hari ini coba lagi minimal 24 jam dari sekarang. Jangan langsung kirim-kirim lagi,” tegas Agung.

Registrasi yang dianggap telah tercatat bila ketika kita mengirim SMS ke 4444 ada balasan yang berbunyi anda berhasil berikut ada nama serta alamatnya.  Namun bila SMS itu tidak ada tanggapan padahal baik NIK (Nomor Induk Kependudukan) atau No Kartu Keluarga dan caranya sudah benar, sebaiknya bersabar dulu dan mencoba keesokan harinya atau lusa atau cari waktu-waktu yang dianggap masyarat tidak berbondong-bondong mengirim SMS. Mungkin tengah malam atau dini hari.

Bisa dicoba kan? 

Penulis:
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved