VIDEO: Kelucuan Bocah - bocah di Tangerang Ditanami Minat Baca Sejak Dini
Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang tampak disesaki para pengunjung pada Senin (30/10/2017).
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata
WARTA KOTA, TANGERANG -- Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang tampak disesaki para pengunjung pada Senin (30/10/2017). Mereka yang datang merupakan dari para siswa Taman Kanak - kanak (TK).
Bocah - bocah ini terlihat menggemaskan. Ratusan pelajar itu begitu antusias saat menyambangi perpustakaan.
Masing - masing dari anak - anak ini tampak sibuk melihat - lihat buku yang tersusun rapi di rak Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Cikokol, Kota Tangerang.
Mereka asyik membaca buku cerita - cerita rakyat serta dongeng di dalam ruangan yang sudah disediakan.
Suasana riang gembira terlihat dari wajah - wajah siswa - siswi.
Kelucuan dari mereka pun semakin meriah ketika pihak Perpustakaan menceritakan dongeng dari buku - buku cerita yang sudah dibacanya.
"Auuummmm, ada suara harimau mengaum mencari kakek - kakek di dalam hutan," ujar Kak Ito ketika mendongengi para pelajar tersebut di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Tangerang, Senin (30/10/2017).
"Lari... lari... lari..." teriak anak - anak ini saat mendengar cerita itu.
Siswa - siswi yang hadir larut dalam Story Telling tersebut.
Bocah - bocah yang menggemaskan itu bahkan tertawa terpingkal - pingkal saat sang pendongeng menirukan suara kambing dalam buku cerita tersebut.
Kepala Seksi Pengolahan dan Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang, Nani Komalasari menjelaskan anak - anak yang hadir ini berasal dari TK Ar Rahman dan Pucuk Mekar. Jumlahnya berkisar 150 orang.
"Kami memberikan story telling untuk menanamkan minat baca pada usia dini," ujar Nani saat berbincang hangat dengan Warta Kota di kantornya, Senin (30/10/2017).
Ia menambahkan para pelajar tersebut juga dipandu oleh para pendongeng yang sengaja dihadirkan dari pihak Perpustakaan. Sehingga mereka dapat berinteraksi setelah membaca buku - buku cerita.
"Tujuannya agar minat baca yang kami tanamkan sejak dini dapat tumbuh sampai mereka dewasa," ucapnya.
Menurut Nani, pihaknya juga menggelar lomba bercerita. Lomba tersebut diperuntukan bagi siswa TK serta SD kelas 1, 2, dan 3.
"Bisa menceritakan kembali buku - buku yang mereka baca. Ada cerita Malin Kundang, Bawang Putih, Sangkuriang, dan masih banyak yang lainnya," kata Nani. (*)