Penggratisan Biaya Kartu Uang Elektronik Diperpanjang 2 Minggu Ke Depan

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna menyatakan akan memperpanjang masa penggratisan biaya kartu uang elektronik yang dijual di gerbang tol.

Rangga Baskoro
Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna 

Laporan Wartawan, Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, GAMBIR -- Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna menyatakan akan memperpanjang masa penggratisan biaya kartu uang elektronik yang dijual di sejumlah ruas gerbang tol.

Hal tersebut sebagai lanjutan dari program periode kedua yang akan berakhir pada Selasa (31/10/2017) esok hari.

"Akan kami extend (perpanjang) waktunya sampai 2 minggu ke depan atau sampai kartunya masih tersedia," ujar Herry saat acara diskusi di Galeri Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Dari total 1,5 juta kartu yang biayanya ditanggung oleh pihak perbankan dan BPJT, masih sekitar 30 persennya saja yang didistribusikan kepada pengguna jalan tol.

Ia menyatakan jumlah pengguna jalan tol dal per hari apabila dilihat dari jumlah transaksinya sebesar 2,5 juta orang.

Baca: BPJT Minta Biaya Administrasi Pengisian Saldo Uang Elektronik Terjangkau

"Rata-rata transaksi ada 5 juta perhari, artinya kalau orang pergi, pasti kembali lagi. Jadi minimum perjalannya separuhnya dari transaksi," ungkapnya.

Herry mengakui terjadi penurunan pengguna jalan tol sejak diberlakukannya transaksi non tunai, meski begitu ia tak merinci jumlah penurunannya.

"Ada penurunan sejak diberlakukannya transaksi non tunai tapi gak terlalu signifikan lah," kata Herry.

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved