Senin, 20 April 2026

Bimantoro, Pria yang Tonjok TNI di Jalanan Diusir dari Komplek TNI

Komando Armada RI Kawasan Barat Pangakalan Utama TNI AL II mengeluarkan surat permohonan pencabutan izin pinjam pakai tanah kavling di Sunter

Editor: Ahmad Sabran

WARTA KOTA, JAKARTA-  Bimantoro, pemuda yang berani lawan anggota TNI meski salah ternyata bukan orang sembarangan.

Videonya jadi viral karena pemuda tersebut berani lawan anggota TNI. Si anggota TNI mencegat si pemuda dan mengingatkan baik-baik namun malah didorong.

Anggota TNI kemudian membalas dan terjadilah perkelahian. Pemuda tersebut ternyata bukanlah orang sembarangan, rumor beredar pemuda yang belakangan bernama Bimantoro merupakan putra dari petinggi TNI berbintang 2.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan kalau pengendara mobil Mazda, Bimantoro yang sempat bertikai dengan anggota TNI AL di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, merupakan anggota keluarga TNI AL.

"Keduanya keluarga besar TNI AL," ujar Gig dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Jumat (13/10/2017).

Jadi baik Bimantoro dan anggota TNI yang terlibat perkelahian yakni Lettu Laut Satrio Fitriandi, keduanya merupakan keluarga besar TNI AL.

Meski Lettu Satrio sudah melaporkan perkara ini ke polisi akhirnya setelah dilakukan mediasi karena keduanya sama-sama dari keluarga besar TNI AL, akhirnya kasus tersebut berakhir damai. Terjadi musyawarah dan permintaan maaf dari Bimantoro pada Lettu Satrio pmaupun kepada seluruh jajaran TNI.

Ternyata kasus itu berlanjut lagi. Tak hanya melibatkan Bimantoro tetapi juga keluarga besarnya.

Dikutip dari akun instagram @ndorobeii, Komando Armada RI Kawasan Barat Pangakalan Utama TNI AL II mengeluarkan surat permohonan pencabutan izin pinjam pakai tanah kavling TNI AL di Sunter Jakarta Utara. Ternyata tanah itu dipinjam pakai atas nama Mayor (Purn) FX Tulus Haryono (Alm).

Alasan pencabutan karena surat izin pinjam pakai sudah kadaluarsa dan penguni rumah telah berusia di atas 30 tahun.

Dan terakhir ternyata pencabutan itu lantaran ulah Bimantoro yang merupakan cucu Mayor (Purn) FX Tulus Haryono (Alm) terlibat perkelahian dengan Lettu Laut (T) Satrio Fitriandri, ST Han. Tidak memiliki etika terhadap Dinas TNI AL.

Surat itu ditandatangani Dan Lantamal Laksamana Pertama Mochammad Richard.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved