500 Dokter Spesialis di Kota Bekasi Kewalahan Atur Waktu Kerja

Dia menjelaskan, dokter tamu berasal dari luar kota, lalu membuka praktik atau ikut bekerja di rumah sakit di Kota Bekasi.

500 Dokter Spesialis di Kota Bekasi Kewalahan Atur Waktu Kerja
Kompas.com/Wikimediacommons
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Mayoritas dokter spesialis di Kota Bekasi kewalahan membagi waktu kerja. Sebab, jumlah dokter spesialis di wilayah yang berada di sisi timur DKI Jakarta ini masih kurang untuk menutupi kebutuhan pasien.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bekasi Komarudin mengatakan, sesuai aturan surat tanda registrasi (STR), dokter hanya diperbolehkan bekerja di tiga rumah sakit. Faktanya, beberapa ada yang bekerja lebih dari tiga rumah sakit untuk menutupi pelayanan yang ada, namun itu dianggap menyalahi aturan.

“Kalau melebihi tiga rumah sakit sesuai STR, itu yang tidak boleh,” kata Komarudin, Selasa (24/10/2017).

Baca: Bulan Madu ke London dan Amsterdam, Gya Sadiqah Sakit

Menurutnya, saat ini jumlah dokter di Kota Bekasi berkisar 2.800 orang. Rinciannya, 1.500 dokter umum, 500 dokter tamu, 500 dokter spesialis, dan 300 dokter yang sudah tidak praktik lagi karena sudah mapan.

“Meski sudah mapan, mereka tetap memiliki kualitas di bidangnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dokter tamu berasal dari luar kota, lalu membuka praktik atau ikut bekerja di rumah sakit di Kota Bekasi. Mereka biasanya berdomisili di DKI Jakarta, Bogor, Depok, hingga Tangerang.

Baca: Minta Saran Agar Cepat Punya Anak, Tarra Budiman Malah Disuruh Unduh Aplikasi Ini

“Mereka hanya bekerja di Kota Bekasi, namun tinggalnya tetap di daerah lain,” jelasnya.

Di Kota Bekasi, kata dia, terdapat 40 rumah sakit. Idealnya, seluruh rumah sakit itu terdapat dokter spesialis untuk mengakomodir kebutuhan pasien atas penyakit yang dideritanya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved