Pemkot Bekasi Musnahkan 7.500 Botol Miras yang Disita dari Warung Jamu

Sebanyak 7.500 botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan petugas di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (26/10/2017) pagi.

Pemkot Bekasi Musnahkan 7.500 Botol Miras yang Disita dari Warung Jamu
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Sebanyak 7.500 botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan petugas di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (26/10/2017) pagi. 

WARTA KOTA, BEKASI - Sebanyak 7.500 botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan petugas di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (26/10/2017) pagi.

Botol miras yang dimusnahkan ini hasil operasi petugas sejak Mei sampai September 2017.

“Kami sita dari warung jamu atau kios di 12 kecamatan di Kota Bekasi,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi Makbullah, di sela acara pemusnahan itu.

Baca: Sudah Terjadi Rekahan, Gunung Agung Siap Meletus

Makbullah mengatakan, operasi ini digelar bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI. Pihaknya sengaja menggandeng instansi tersebut, untuk memudahkan penyisiran dan meminimalisir adanya perlawanan dari pihak yang disasar.

“Biar lebih kondusif kita melakukan operasi, makanya koordinasi dengan polisi dan TNI,” ujarnya.

Menurut dia, ribuan botol itu dimusnahkan karena penjual tidak mampu menunjukkan surat izin usaha penjualan minuman beralkohol (SIUP MB). Berbeda bila di tempat hiburan malam, kafe dan hotel, mereka sudah mengantongi izin.

Baca: Belasan Pengungsi Gunung Agung Diserang Tomcat

“Atas dasar itulah, para pemilik kios dan warung jamu mendapat pembinaan dari petugas dan mirasnya disita untuk dimusnahkan,” jelasnya.

Dia menambahkan, razia miras ini juga mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No 17 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Keras di Kota Bekasi. Meski begitu, dia menampik pemerintah daerah melarang warganya menjual miras.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved