Minggu, 3 Mei 2026

Lama Tak Muncul, Sylviana Dirikan Gerbang Betawi, Digadang-gadang Jadi Penggerak Perubahan

Gerbang Betawi disebut-sebut sebagai gerakan moral, intelektual dan profesional yang berfungsi sebagai agen perubahan ke arah yang lebih baik.

Tayang:
Antaranews.com
Sylviana Murni (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga) 

WARTA KOTA, JATINEGARA-- Mantan deputi gubernur DKI Jakarta yang pernah maju sebagai calon wakil gubernur pada Pilkada DKI 2017, Sylviana Murni, bersama sejumlah tokoh lain memprakarsai pembentukan organisasi sosial dan budaya bernama Gerbang Betawi.

Gerbang Betawi disebut-sebut sebagai gerakan moral, intelektual dan profesional yang berfungsi sebagai agen perubahan atas pola pikir, perilaku, dan pola rasa masyarakat betawi ke arah yang lebih baik.

Menurut rencana Gerbang Betawi akan diresmikan pada 28 Oktober 2017 di Pusat Kebudayaan Betawi (Gedung Eks Kodim), Jalan Raya Bekasi Timur No. 76, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Sabtu depan (28/10).

Sebelum diresmikan Gerbang Betawi akan mendadakan pergelaran seni budaya Betawi di gedung tersebut sejak Rabu (25/10/2017). Kegiatan bertajuk “Keriaan Betawi Jatinegara 2017” ini akan berlangsung hingga 28 Oktober 2017.

"Gerbang Betawi menciptakan sumberdaya manusia Betawi dengan intelektualitas, profesionalitas, dan moralitas (IPM) yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Direktur Eksekutif Gerbang Betawi, Ashari.

Selain pergelaran seni budaya Betawai peresmian Gerbang Betawi juga dimeriahkan oleh serangkaian kegiatan pendukung, seperti bazar dan kuliner, pameran lukisan (Sarnadi Adam), parade seni siswa, peragaan busana, lomba menyanyi, atraksi pencak silat, lomba yang berkaitan dengan sastra dan lagu-lagu Betawi, band Betawi, hingga video mapping.

Gerbang Betawi juga akan menggelar diskusi dengan tema, “Melahirkan Juragan-juragan Muda Betawi” pada hari Jumat (27/10), dengan narasumber Sandiaga Uno Kresno Sediarsi (Direktur Utama Bank DKI), David Darmawan (CEO Socentix) dan Davi Kemayoran (Betawi Punya Distro).

Sejalan dengan strategi pembangunan yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, Gerbang Betawi telah membentuk enam tim khusus untuk menggodok “5 Usulan Kemitraan" sesuai dengan visi, misi, dan filosofi Gerbang Betawi.

Kelima usulan tersebut terdiri atas bidang pendidikan, budaya dan pariwisata, ekonomi produktif dan bidang lingkungan hidup. Bidang pendidikan akan mencakup antara lain beasiswa, pelatihan SDM, program satu keluarga satu sarjana

Usulan di bidang budaya dan pariwisata mencakup ide-ide memaksimalkan pengelolaan sentra-sentra Betawi seperti Setu Babakan, Condet, dan Gedung Eks Kodim. Termasuk di dalamnya ialah memaksimalkan ikon-ikon budaya Betawi, seiring amanat perda dan pergub Pelestarian Budaya Betawi.

Sementara usulan di bidang ekonomi produktif mencakup ide-ide pemperdayaan ekonomi masyarakat di kantung-kantung Betawi melalui program BMT, produk kuliner, batik, dan lain-lain.

Kemudian bidang lingkungan hidup mencakup ide-ide agrowisata dan ekowisata, pemeliharaan kawasan pinggir sungai dan kawasan lain yang dianggap membutuhkan penataan.

Sylviana Murni, menyatakan, Gerbang Betawi tidak akan membebani pemerintah tetapi membangun sinergi.

"Saya sampaikan Gerbang Betawi ini adalah gerakan kebangkitan Betawi 'dari kita oleh kita untuk kita'. Nah kita ingin sebenarnya melestarikan bagaimana kebudayaan Betawi tetap tumbuh dan tetap hidup berkembang, tidak hanya di Jakarta tapi juga di seluruh Indonesia," kata Sylviana.

Kegiatan ini menurutnya harus menjadi kegiatan yang berkelanjutan. "Acara akan berkelanjutan. Tidak hanya sampai sini saja, tapi nanti ada beberapa acara lainnya," katanya. (M13)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved