Perusahaan Besar Mulai Cari Jalan Lobi Sandiaga Uno Agar Gagalkan Penghapusan Lelang Konsolidasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno makin kencang mengembuskan isu penghapusan lelang konsolidasi.

Perusahaan Besar Mulai Cari Jalan Lobi Sandiaga Uno Agar Gagalkan Penghapusan Lelang Konsolidasi
Sandiaga Uno saat ditemui wartawan di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (6/5/2016).(Kompas.com/Kurnia Sari Aziza) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno makin kencang mengembuskan isu penghapusan lelang konsolidasi.

Perusahaan besar mulai panik dengan isu penghapusan tersebut.

Pengamat Lelang-Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dari Lembaga Swadaya Masyarakat Perlindungan Hak Masyarakat Indonesia (LPHMI), Gudmen Marpaung, mengatakan, perusahaan-perusahaan besar kini sedang kasak-kusuk mencari cara menggagalkan keinginan Sandi.

"Informasinya kumpulan perusahaan besar itu sedang mencari penyambung. Kabar terakhir sudah dapat. Kita lihat saja manuver mereka nanti," kata Gudmen ketika dihubungi Wartakotalive.com, Rabu (25/10/2017).

Gudmen mengatakan, menghapus lelang konsolidasi saja tak cukup.

Tapi harus dilanjutkan dengan pengusutan terhadap lelang-lelang konsolidasi yang terlanjur berjalan dan rampung.

"Sebab Realitanya, proyek yang di lelang konsolidasi hampir seluruhnya di Subkon-kan oleh pemenang lelang," ujar Gudmen.

Gudmen menjelaskan, salah satu contohnya adalah lelang konsolidasi pembangunan sekolah.

Di lelang itu, kontraktor mensubkonkan proyek dengan nilai 80-85 persen dari nilai penawaran pemenang.

"Itu informasi dari kontraktor yang menandatangani perjanjian Subkonnya. Ada buktinya. Dan fakta di lapangan yang saya lihat sendirk," kata Gudmen.

Dari nilai Subkon antara 80 - 85 persen, kata Gudmen, ada sisa 15 - 20 persen yang tak jelas larinya kemana. "Itu yang perlu diaudit dan ditelusuri," jelas Gudmen.

Gudmen menilai Badan Pemeriksa Keuangan sudah semestinya menelusuri.

Terutama melakukan audit investigasi terkait keuntungam bersih perusahaan-perusahaan besar yang sudah menyelesaikan lelang konsolidasi.(*)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved