Polisi Periksa Tujuh Orang Saksi Terkait Peristiwa Arung Jeram Ancol

Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara masih melakukan penyidikan atas peristiwa terbaliknya wahana arung jeram di kawasan Ancol.

Istimewa
ILUSTRASI Arung Jeram Ancol 

WARTA KOTA, PADEMANGAN -- Aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penyidikan atas peristiwa terbaliknya wahana arung jeram di Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara.

Polres Metro Jakarta Utara menginformasikan, hingga saat ini sedikitnya tujuh orang saksi tekah diperiksa petugas berwajib.

"Sebanyak tujuh orang saksi yang sudah diperiksa," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Dwiyono di Mapolrestro Jakarta Utara, Senin (23/10).

Dwiyono menambahkan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan atas masalah tersebut. Oleh sebab itu saat ini wahana arung jeram Ancil belum bisa digunakan hingga proses penyelidikan selesai.

"Karena masih dalam proses penanganan kami, maka wahana arung jeram belum bisa dibuka untuk umum hingga pengecekan berkaitan wahana tersebut selesai," ungkap Dwiyono.

Terkait tujuh orang yang menjadi korban dan menderita luka-luka, Dwiyono menjelaskan, sebagian dari mereka masih dirawat di Rumah Sakit Satya Negara. Sementara empat korban lain sudah bisa pulang.

"Dari tujuh korban saat ini empat telah kembali dan tiga masih dilakukan perawatan," sambungnya.

Sementara itu PT Taman Impian Jaya Ancol menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas peristiwa tersebut, terutama menyangkut pengobatan para korban.

Namun Dwiyono mengimbau PT Taman Impian Jaya Ancol agar lebih mementingkan faktor keamanan pengunjung agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Untuk keperluan itu, Dwiyono meminta agar pihak pengelola mengecek kembali wahana arung jeram tersebut demi keselamatan pengunjung.

"Selain mengimbau agar pengunjung bersikap lebih berhati-hati, pihak Ancol sendiri diimbau untuk mengecek kembali wahana yang ada agar para pengunjung bisa aman, selamat dan tidak ada kejadian seperti kemarin," tutupnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved