Demonstran Bentangkan Spanduk Tuduh Pidato Pribumi Anies sebagai Rasisme

Spanduk yang dibentangkan berisi tanda tangan orang-orang yang menolak Anies Baswedan karena pidato pribumi.

Demonstran Bentangkan Spanduk Tuduh Pidato Pribumi Anies sebagai Rasisme
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Aksi bentangkan spanduk di teras Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/10/2017), yang dilakukan disela aksi demo menuntut penjelasan soal pidato bernada rasis Anies-Sandi. 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Pendemo pidato 'pribumi' melakukan aksi membentangkan spanduk di teras pendopo Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/10/2017).

Spanduk yang dibentangkan berisi tanda tangan orang-orang yang menolak Anies Baswedan karena pidato 'pribumi' usai pelantikannya.

Beberapa tulisan di spanduk kelihata cukup kasar.

Seperti ada yang menulis 'Anis Kupret', 'Tolak Gubernur Rasis' dan lainnya.

Aksi membentangkan spanduk di depan Pendopo Balaikota DKI dilakukan disela aksi orasi di luar pagar kantor Pemprov.

Pendemo berasal dari Komunitas Anak Indonesia yang cukup gencar beraksi usai Ahok masuk penjara.

Mereka menuntut Anies menjelaskan secara terbuka terkait pidato 'pribumi' tersebut.

Koordinator komunitas Anak Indonesia, Tirtayasa, mengatakan, pihaknya memaksa masuk setelah tak ada kejelasan soal pertemuan dengan gubernur maupun wakil gubernur.

"Dibilang Anies sedang keluar dan Sandi sedang pimpin rapat. Begitu juga kepala badang Kesbangpol, disebut sedang pimpin rapat. Makanya kami tak bisa menyampaikan petisi kami langsung ke mereka," ucap Tirtayasa disela aksi kepada Wartakotalive.com, siang ini.

Oleh karena itu Tirtayasa memaksa beberapa dari mereka diijinkan masuk untuk memberi surat petisi ke petugas tata usaha.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved