Diduga Hendak Tawuran di Kota Bekasi, 101 Siswa Diamankan

101 Siswa diamankan berkat informasi masyarakat. Saat itu warga resah dengan kehadiran ratusan siswa berseragam menggunakan 40 unit sepeda motor.

Diduga Hendak Tawuran di Kota Bekasi, 101 Siswa Diamankan
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
PARA pelajar yang diamankan di Mapolres Metropolitan Bekasi Kota, Minggu (22/10/2017) pagi. Mereka diamankan karena diduga hendak menggelar tawuran di Kampung Rawa Selem Tanggul Rorotan RT 09/06, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI --- Sebanyak 101 siswa SMA/SMK swasta dari berbagai daerah digelandang ke Mapolres Metropolitan Bekasi Kota, Minggu (22/10) pagi.

Mereka diamankan karena diduga hendak menggelar tawuran di Kampung Rawa Selem Tanggul Rorotan RT 09/06, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

PARA pelajar yang diamankan di Mapolres Metropolitan Bekasi Kota, Minggu (22/10) pagi. Mereka diamankan karena diduga hendak menggelar tawuran di Kampung Rawa Selem Tanggul Rorotan RT 09/06, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
PARA pelajar yang diamankan di Mapolres Metropolitan Bekasi Kota, Minggu (22/10/2017) pagi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Kepala Satuan Reskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi mengatakan, 22 siswa yang diamankan berasal dari Citayam, Kota Depok, 42 siswa dari Kaliabang, 22 siswa dari Gabung, Kabupaten Bekasi, dan sisanya 15 siswa dari Ujung Harapan, Bekasi. Bila ditotal, kata dia, jumlah siswa yang diamankan mencapai 101 orang.

"Mereka kami amankan saat sedang berkumpul. Ada indikasi mereka akan menggelar tawuran," kata Dedy, Minggu (22/10).

Dipaparkan, indikasi itu muncul saat petugas menemukan empat senjata tajam (sajam) jenis celurit di lokasi. Namun saat mereka diperiksa, tidak ada satu pun siswa yang mengaku memiliki sajam tersebut.

"Empat celurit yang ditemukan bakal kita sita sebagai barang bukti," ujar Dedy.

Menurut Dedy, mereka diamankan berkat informasi masyarakat. Saat itu warga resah dengan kehadiran ratusan siswa berseragam menggunakan 40 unit sepeda motor. Petugas yang mendapat kabar itu, bergegas ke lokasi dan langsung mengamankan mereka.

"Mereka ngakunya mau nongkrong saja, tapi kok ada sajam. Sampai Minggu (22/10) siang, mereka masih diperiksa penyidik," jelasnya.

PARA pelajar yang diamankan di Mapolres Metropolitan Bekasi Kota, Minggu (22/10/2017) pagi.
PARA pelajar yang diamankan di Mapolres Metropolitan Bekasi Kota, Minggu (22/10/2017) pagi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Dijemput orang tua

Kasubag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari menambahkan, petugas telah memanggil para orang tua untuk menjemput mereka di Polres. Orang tua juga diimbau agar mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai mereka nongkrong tanpa ada tujuan yang jelas.

"Tugas mereka belajar, bukan nongkrong. Kita minta orang tuanya agar mengawasi, sehingga upaya untuk terjadinya tawuran antar pelajar bisa dihindari," kata Erna.

Selain itu, kata Erna, ratusan siswa tersebut juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Apabila mereka mengulangi perbuatannya disertai aksi tawuran, polisi bakal menindak tegas para siswa tersebut.

"Apalagi tawuran itu mengakibatkan korban luka dan hilangnya nyawa seseorang, sudah pasti kami tindak tegas," tandas Erna. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved