Liga 1

Peluang Madura United Menjadi Juara Kian Berat

MU kini berada di peringkat kelima klasemen dengan 54 poin, berselisih lima angka dari Bhayangkara di puncak klasemen.

Peluang Madura United Menjadi Juara Kian Berat
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Sabtu (21/10/2017) halaman 9 

WARTA KOTA.COM - Asa Madura United meramaikan persaingan memperebutkan gelar juara Liga 1 2017 menjadi berat setelah mereka dikenakan sanksi dua pertandingan kandang di luar Madura. 

Kondisi ini terjadi setelah Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi terkait kericuhan yang terjadi saat Madura United (MU) menjamu Borneo FC pada pekan ke-29 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, 13 Otober lalu.

Selain ricuh, dalam laga yang berakhir imbang 1-1 ini, wasit asal Iran, Hasan Akrami, diserang dengan cara ditendang oleh suporter yang masuk lapangan.

Kejadian ini sempat membuat Presiden Madura United Achsanul Qosasi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Saat ini, klub berjuluk Sape Kerrab ini masih menyisakan empat paga di Liga 1, dua laga kandang melawan Barito Putera dan Bhayangkara FC dan dua laga tandang melawan Persiba Balikpapan dan PSM Makassar.

Dengan adanya sanksi ini, praktis semua laga sisa MU akan digelar di luar kandang.

Bermain di luar kandang dalam empat laga, tentu akan berat buat MU.

Apalagi, klub tersebut mesti memenangi semua laga sisa ini untuk menjaga peluang menjadi juara.

MU kini berada di peringkat kelima klasemen dengan 54 poin, berselisih lima angka dari Bhayangkara di puncak klasemen.

Baca: Anthony Martial Diincar Barcelona

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved