Tunggakan Retribusi Rusun Rp32 Miliar, Pengamat Sebut Pemprov Abaikan Rekayasa Sosial

Terkait tunggakan retribusi warga rusunawa masih menjadi pembicaraan krusial. Belum ada kebijakan apapun terkait nilai tunggakan.

Tunggakan Retribusi Rusun Rp32 Miliar, Pengamat Sebut Pemprov Abaikan Rekayasa Sosial
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Warga antre layanan KTP Mobile di Rusunawa Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Sabtu (7/11/2015). 

WARTA KOTA, MENTENG - Melly Budi Astuti, Kabid Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta mengatakan, terkait tunggakan retribusi warga rusunawa masalah itu masih menjadi pembicaraan krusial pihaknya.

Belum ada kebijakan apapun, kata Melly, terkait nilai tunggakan yang kini mencapai Rp32 miliar.

"Saat ini masih dalam pembicaraan. Kami masih coba formula yang tepat, salah satunya dengan mengajukan revisi pergub mengenai tarif sewa. Sekarang masih digodok oleh biro hukum," kata dia kepada Warta Kota, Kamis (19/10/2017) petang.

Melly menyebut, banyak warga yang sengaja tidak membayar retribusi dengan berbagai alasan.

Padahal, nilai retribusi yang diberikan menurutnya cukup terjangkau dan telah mendapat subsidi dari Pemprov DKI Jakarta hingga 80 persen.

Baca: Rosi Spesial Kompas TV, Ganjar Pranowo : Belum Latihan Nih

"Ambil contoh di Rusunawa Jatinegara Barat. Harga sewa normal satu unit itu harusnya Rp1,9 juta per bulan. Setelah disubsidi, menjadi Rp300.000 per bulan untuk warga terprogram (relokasi). Sedangkan untuk non program Rp600 ribu. Itu belum listrik dan air," terangnya.

Alasan ekonomi yang dikeluhkan warga rusunawa yang mayoritas korban gusuran itu pun sudah ditindaklanjuti dengan sejumlah langkah.

Mulai dari pemberian pelatihan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), fasilitas TransJakarta gratis, bantuan melalui Baziz dan sebagainya. Namun Melly mengakui upaya itu belum juga membuahkan hasil.

"Masalahnya masyarakat tidak disiplin menabung karena tidak memikirkan bayar retribusi. Mereka cuma pikirkan bayar listrik sama air. Jadi, ketika dilakukan autodebet setiap tanggal 21 per bulan, rekening mereka kosong," katanya.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved