Polisi Ikut Tahlilan karena Bosan Menunggu Massa Bubar

Mahasiswa yang menggelar demonstrasi di depan Gedung Kemenko PMK belum juga mau membubarkan diri.

Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Hingga jam 20.00, mahasiswa yang menggelar demonstrasi di depan Gedung Kemenko PMK belum juga mau membubarkan diri.

Ratusan aparat kepolisian pun masih menunggu mereka yang sedang tahlilan.

Bosan menunggu, kepolisian akhirnya ikut-ikutan tahlilan, bahkan suara mereka lebih keras lantaran bantuan pengeras suara dari mobil panser.

Tak mau kalah, mahasiswa juga mengeraskan suara mereka.

Hingga akhirnya mereka hanya mendengarkan pihak kepolisian yang melantunkan ayat-ayat suci Agama Islam.

Hingga kini, mereka belum juga mau membubarkan diri.

Padahal menurut Pasal 28 UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum, dikatakan bahwa batas waktu unjuk rasa maksimal hanya sampai jam 18.00. (Rangga Baskoro)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved