Gara-gara Kabar Hoax, Pembangunan Sekolah Santa Laurensia di Alam Sutera Dihentikan Sementara

Menurutnya, hal tersebut bisa dibuktikan dari izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Gara-gara Kabar Hoax, Pembangunan Sekolah Santa Laurensia di Alam Sutera Dihentikan Sementara
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Pemerintah Kabupaten Tangerang menghentikan sementara pembangunan Sekolah Santa Laurensia di Suvarna Padi, Alam Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, yang sudah memasuki tahap konstruksi. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Pihak Sekolah Santa Laurensia akan melakukan silaturahmi dan dialog intensif dengan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tangerang, menyusul penghentian sementara proyek pembangunan sekolah tersebut di Kompleks Perumahan Suvarna Padi, Alam Sutera, Sindang Jaya.

"Kami menghormati keputusan (penghentian sementara) dan akan melakukan dialog yang lebih komprehensif kepada masyarakat," ujar Pilonedi Sion Anggen, Kepala Proyek Sekolah Santa Laurensia Alam Sutera Sindang Jaya, Jumat (20/10/2017).

Pembangunan Sekolah Santa Laurensia dihentikan sementara, setelah merebaknya isu akan ada pembangunan gereja terbesar di Sindang Jaya.

Isu ini bergulir panas, hingga muncul ajakan aksi penolakan pembangungan gereja tersebut.

Baca: Jonru Ginting: Saya Tidak Menyesal

Belakangan, pihak kepolisian dan pemerintah daerah memastikan pembangunan gereja dan ajakan aksi tersebut hoax.

Namun, Pemerintah Kabupaten Tangerang menghentikan sementara pembangunan Sekolah Santa Laurensia di Suvarna Padi, Alam Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, yang sudah memasuki tahap konstruksi.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menghentikan sementara pembangunan Sekolah Santa Laurensia di Suvarna Padi, Alam Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, yang sudah memasuki tahap konstruksi.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menghentikan sementara pembangunan Sekolah Santa Laurensia di Suvarna Padi, Alam Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, yang sudah memasuki tahap konstruksi. (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Penghentian sementara ini berdasarkan keputusan bersama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, pengembang, dan pihak Santa Laurensia, dalam rapat bersama yang disaksikan Kapolresta Tangerang dan perwakilan tokoh masyarakat Sindang Jaya, Kamis (19/10/2017).

Baca: Sudah Terjadi Rekahan, Gunung Agung Siap Meletus

Pilonedi mengungkapkan, pihaknya akan melakukan dialog dengan seluruh lapisan masyarakat Sindang Jaya, untuk mencari solusi yang terbaik agar masalah ini bisa selesai.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved