VIDEO LIPSUS: Warga Rusun Resah Bangunan Tua

Dibanding dua 'saudaranya' itu, Rusun Klender adalah rusun yang terbesar dan cukup melegenda.

WARTA KOTA, JAKARTA-  Lorong dengan lebar tak lebih dari dua meter itu tampak sepi.

Hanya ada deretan pakaian yang dijemur dan seolah menari-nari ketika tiupan angin bertambah kencang.

Selebihnya, terdengar suara gemuruh anak-anak bermain di sebuah tanah lapang di dalam komplek Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) Klender, Jakarta Timur, siang itu.

Penelusuran Warta Kota ke sejumlah sudut, kondisi rusun sudah cukup memprihatinkan.

Tembok yang kusam, daun jendela yang tak lagi simetris serta bagian plafon, atap asbes, dan lisplang di beberapa blok terlihat sudah rusak dan dibiarkan tanpa perbaikan.

Pemandangan itu sebagai bukti betapa tuanya usia bangunan rusun itu.

"Memang sudah begini keadaannya. Maklum, bangunan rusun ini sudah cukup tua. Memang sudah saatnya diremajakan," kata Panggung, salah seorang warga rusun, yang juga merangkap menjadi petugas perbaikan saluran PAM di Rusun Klender kepada Warta Kota, akhir September 2017.

Mayoritas warga rusun sebenarnya menyadari usia bangunan yang sudah renta seperti itu sewaktu-waktu bisa menimbulkan petaka.

Apalagi, kondisi bagian tiang penyangga dan atap juga sudah terlihat lapuk.

Meski demikian, warga masih betah.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved