Tak Gelar Rapat Paripurna Istimewa untuk Anies-Sandi, Ketua DPRD DKI: Sudah, Kerja Saja

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno, bekerja.

Tak Gelar Rapat Paripurna Istimewa untuk Anies-Sandi, Ketua DPRD DKI: Sudah, Kerja Saja
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi usai membatalkan Rapimgab reklamasi pulau di kantornya di Gedung DPRD DKI, Rabu (11/10/2017). 

WARTA KOTA, KEBON SIRIH - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno, bekerja.

Dia menilai pemimpin baru ibu kota itu tidak harus menunggu rapat paripurna istimewa.

Prasetio mengklaim, tidak ada tata tertib yang mengatur mengenai rapat paripurna istimewa dilakukan setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur oleh Presiden.

"Bukan tidak ada, memang tidak diatur. Kalau diaturnya ada saya mau. Ini bukan legitimasi, tatibnya DPRD tidak ada loh," tutur Prasetio, Rabu (18/10/2017).

Baca: Moratorium Reklamasi Dicabut, Ini Kata Anies Baswedan

Menurut dia, Anies bersama Sandiaga sudah dapat bekerja, setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (16/10/2017) lalu.

Berbeda dibandingkan zaman Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama pada awal periode 2012-2017 lalu, mereka dilantik Menteri Dalam Negeri di ruang Paripurna DPRD DKI Jakarta, sehingga diadakan rapat paripurna istimewa.

"Sudah selesai mereka, kita tidak ada ketentuan. Jadi begini loh, saat Pak Jokowi, Pak Ahok dilantik itu, yang lantik di DPRD, Mendagri. Pertanyaannya, mereka sudah dilantik Presiden, sekarang ini kerja saja. Sudah, nanti ada waktunya pada saat paripurna apalah, bisa kan diselipkan di situ," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Baca: Paul Pogba Ucapkan Belasungkawa Atas Kematian Choirul Huda

Pelantikan Anies dan Sandi oleh Presiden, sama halnya seperti Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat yang dilantik oleh Jokowi.

Ketika itu, DPRD DKI juga tidak menggelar rapat paripurna istimewa.

"Pada saat Ahok dilantik oleh Presiden, ada paripurna istimewa? Djarot dilantik oleh Presiden, ada paripurna istimewa? Ah sudahlah, kerja saja. Saya kepengin kita saling menghargai, kerja saja sudah. Dia sudah jadi gubernur dan wakil gubernur," papar Prasetio.

Atas dasar itu, dia menyarankan kepada Anies dan Sandi untuk mulai bekerja.

Tanpa adanya rapat paripurna istimewa, dia menilai tidak akan timbul permasalahan.

"Kalau saya saran kepada Pak Anies dan Pak Sandi ya kerja sekarang, kan bagus kerja dia lihat. Sisi mana masyarakat, dia datengin semua. Kalau dia punya perasaan yang baik, kita kan baik kok, sekarang masalahnya di mana? Tidak ada masalah," tambahnya. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved