Terakhir Main, Mas, Itu Kata Terakhir Choirul Huda Kepada Pedagang Kopi Langganannya

Benar saja, pertandingan kontra Semen Padang menjadi laga pamungkas buat sosok berusia 38 tahun tersebut.

Terakhir Main, Mas, Itu Kata Terakhir Choirul Huda Kepada Pedagang Kopi Langganannya
Tribun Jogja
Ucapan belasungkawa dari FIFA untuk Choirul Huda 

WARTA KOTA, BOGOR - Semasa hidup, Choirul Huda pernah menghabiskan banyak waktu dengan pria bernama Riyanto, yang merupakan pemilik sebuah warung kopi di Lamongan.

Hampir setiap hari, kecuali jika latihan atau bertanding, Huda menghabiskan waktu yang lama di kedai yang terletak di Jalan Laras Liris itu.

Baca: Choirul Huda Sudah Berniat Pensiun dan Ingin Jadi Pelatih

"Sering guyonan di sini," ucap Riyanto seperti dilansir dari Tribun Jatim.

Dari intensitas itu, Riyanto mengetahui sifat-sifat Huda.

Baca: Kiper Barcelona dan Arsenal Juga Berduka Atas Kematian Choirul Huda

Di mata Riyanto, penjaga gawang Persela Lamongan itu merupakan sosok yang dermawan.

Ketika melihat anak-anak kecil di Tumenggungan, Lamongan, Huda selalu memanggil dan memberikan uang Rp 5.000.

Minggu (15/10/2017) adalah hari terakhir Riyanto bertatap muka dengan Huda.

Huda menghabiskan waktu di warung hampir tiga jam saat itu.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved