Pencabulan

Pemuda Tuna Wicara Ditangkap Sodomi Bocah tapi Polisi Kesulitan Minta Keterangan

Pemuda berinisial S (32) ini ditangkap karena dituding telah menyodomi enam anak yang masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar.

Pemuda Tuna Wicara Ditangkap Sodomi Bocah tapi Polisi Kesulitan Minta Keterangan
istimewa
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Seorang pemuda tuna wicara di Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ditangkap polisi, Rabu (18/10).

Pemuda berinisial S (32) ini ditangkap karena dituding telah menyodomi enam anak yang masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar.

"Terlapor masih diperiksa penyidik untuk dimintai keterangan," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Tambun Iptu Hotma Napitupulu pada Rabu (18/10).

Hotma mengatakan, penangkapan S atas laporan salah satu orang tua korban ke polisi. Orang tua korban melapor, bahwa anaknya telah disodomi oleh pelaku.

Bahkan korban mengalami rasa nyeri di bagian dubur akibat ulah pelaku.

"Sejauh ini sudah ada enam warga yang melapor menjadi korban sodomi S. Mereka kami minta divisum di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk menguatkan bukti laporan," ujarnya.

Meski telah mengamankan S, namun polisi kesulitan menangkap pesannya karena terlapor menyandang sebagai tuna wicara. Polisi, kata dia, berencana akan memanggil ahli bahasa tuna wicara, sehingga polisi memahami maksud yang disampaikan S.

"Kita coba panggil orang yang paham dengan komunikasinya, karena saat dia memberikan keterangan penyidik tidak memahaminya," ujarnya.

Apabila terbukti, maka S bisa dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun dan paling sedikit 3 tahun penjara. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved