Pemimpin Baru Jakarta

Menengok Derita Rakyat di Jakarta yang Sejak Dulu Jadi Magnet bagi Penduduk Indonesia

Baru saja, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dilantik, banyak sekali Pekerjaan Rumah (PR) yang harus mereka selesaikan.

Menengok Derita Rakyat di Jakarta yang Sejak Dulu Jadi Magnet bagi Penduduk Indonesia
Tribunnews
Ilustrasi. Tugu Tani adalah sebuah kawasan yang diarsiteki oleh Henk Ngantung, yang hanya setahun menjadi Gubernur DKI Jakarta. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kesengsaraan penduduk di Jakarta di masa belum sepenuhnya merdeka memang tampak sangat menderita.

Derita rakyat di Jakarta di masa baru lepas dari penjajah Belanda untuk mengingatkan tentang kemerdekaan dan kesejahteraan yang harusnya dirasakan rakyat Jakarta, setelah 72 tahun merdeka.

Baru saja, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dilantik, banyak sekali Pekerjaan Rumah (PR) yang harus mereka selesaikan.

Sesuai dengan sejumlah video yang diunggah di sejumlah media sosial, kehidupan penduduk Jakarta, kala itu, sangat menderita.

Jangankan berpergian dengan kendaraan bermotor, sepeda saja tidak ada.

Kehidupan sehari-hari warga Jakarta, kala itu, banyak dilakukan dengan jalan kaki.

DKI Jakarta memang sejak dulu, kala masih bernama Batavia, adalah wilayah yang ramai dan padat penduduk yang datang dari berbagai daerah.

DKI Jakarta memang telah menjadi magnet, sejak dulu kala.

Bahkan, mereka banyak yang tidak memakai baju.

Sebagian di antara mereka harus makan dari remah-remah makanan, anak kecil sampai dewasa banyak yang mengalami kelaparan dan kehausan.

Mereka pun bekerja keras mencangkul bahkan membelah batu-batu yang sangat keras.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved