Penutupan Jalan untuk Resepsi Pernikahan Dilarang di Kelurahan Krendang

Larangan penutupan jalan mengantisipasi jika ada warga lain yang membutuhkan pertolongan medis.

Penutupan Jalan untuk Resepsi Pernikahan Dilarang di Kelurahan Krendang
Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya
Penutupan jalan di saat ada resepsi pernikahan memicu kemacetan dan menyulitkan masyarakat. 

WARTA KOTA, TAMBORA -- Penutupan ruas jalan di wilayah Krendang, Tambora, Jakarta Barat untuk kepentingan pribadi seperti resepsi pernikahan dilarang.Larangan penutupan jalan ini telah disepakati bersama para pengurus RT / RW, tokoh agama dan masyarakat dan Kelurahan Krendang. 

Lurah Krendang, Andre Ravnic menjelaskan larangan penutupan jalan untuk kepentingan pribadi seperti resepsi pernikahan telah disepakati warga bersama tokoh masyarakat dan agama demi kepentingan bersama. 

Larangan penutupan ruas jalan oleh warga, kata dia, untuk kepentingan menggelar resepsi pernikahan sudah diterapkan sekitar 2,5 tahun lamanya sesuai amanat UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

"Larangan penutupan jalan mengantisipasi jika ada warga lain yang membutuhkan pertolongan medis untuk dilarikan ke rumah sakit. Akses jalan tidak boleh tertutup," ujarnya, Kamis (12/10/2017).

Ia mengungkapkan, penutupan jalan hanya boleh dilakukan untuk kegiatan keagamaan, budaya maupun perayaan hari besar nasional.

"Agenda kegiatan rutin yang digelar di Krendang seperti festival budaya oleh warga etnis Tionghoa, perayaan 17 Agustus, dan kegiatan agama lainnya  sehingga dilakukan penutupan jalan. Itu pun harus ada akses jalan alternatif lain yang memadai sehingga tidak menimbulkan kemacetan saat kegiatan digelar," ujarnya. 

Dia menambahkan, pihaknya juga memberikan solusi bagi warga Krendang yang hendak menggelar resepsi pernikahan, namun tidak memiliki tempat yang memadai.

"Setiap hari Sabtu dan Minggu, ruang pertemuan di kantor RW maupun ruang serba guna Kelurahan Krendang dapat digunakan warga yang ingin menggelar hajatan maupun resepsi pernikahan tanpa dipungut biaya sepeser pun," kata dia.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved