Tidak Disangka Permainan Tradisonal Dilombakan di Pekan Olahraga

Siapa sangka jika sejumlah permainan tradisional justru masuk dalam program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Tidak Disangka Permainan Tradisonal Dilombakan di Pekan Olahraga
Istimewa
Sekretaris Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) Bambang Laksono, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Meri Sasdi Jantan dalam pembukaan Pekan Olahraga Tradisional (POT) Tingkat Nasional kelima di Pantai Panjang yang terletak di Jalan Pariwisata, Lempuing, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu pada Selasa (10/10) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Lama ditinggalkan dan hanya ditemui saat Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI), permainan tradisional sepertinya semakin tidak populer bagi kalangan muda.

Pamornya yang dulu dielukan kian terlupakan dengan masifnya gadget saat ini.

Tapi siapa sangka jika sejumlah permainan tradisional justru masuk dalam program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI).

Lewat Bidang Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus dan Bidang Pembudayaan Olahraga, Pekan Olahraga Tradisional (POT) Tingkat Nasional digelar setiap dua tahun sekali.

Tahun ini, POT sudah memasuki gelaran kelima. Bertempat di Pantai Panjang yang terletak di Jalan Pariwisata, Lempuing, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu selama tiga hari, sejak Minggu (9/10) hingga Rabu (12/10) mendatang, ada sebanyak 11 cabang permainan yang diperlombakan, antara lain Terompah Panjang, Dagongan, Engrang, Hadang, Tarik Tambang, Gebuk Bantal, Lari Balok, Patok Lele, Benteng, Sumpitan dan Gasing.

Sekretaris Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) Bambang Laksono, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Meri Sasdi Jantan dalam pembukaan Pekan Olahraga Tradisional (POT) Tingkat Nasional kelima di Pantai Panjang yang terletak di Jalan Pariwisata, Lempuing, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu pada Selasa (10/10)
Sekretaris Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) Bambang Laksono, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Meri Sasdi Jantan dalam pembukaan Pekan Olahraga Tradisional (POT) Tingkat Nasional kelima di Pantai Panjang yang terletak di Jalan Pariwisata, Lempuing, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu pada Selasa (10/10) (Istimewa)

Alasan digelarnya Pekan Olahraga Tradisional (POT) diungkapkan Sekretaris Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI), Bambang Laksono bertujuan untuk mengembangkan sekaligus melstarikan permainan tradisional.

"Di mana olahraga tradisional ini perlu kita kembangkan dan kita lestarikan bersama. Jangan sampai olahraga tradisional kita ini punah."

"Ini sudah kelima kali kita laksanakan, kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga mengemban tugas untuk melestarikan dan mengambangkan olahraga tradisional ini, karena itu kami mengajak kepada seluruh daerah-daerah untuk terus mengembangkan kegiatan ini," jelasnya dalam siaran tertulis pada Selasa (10/10).

Selain itu, lewat pagelaran tersebut diharapkannya, juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan muda.

Karena tidak menutup kemungkinan jika sejumlah permainan tradisional masuk dalam kategori olahraga prestasi seperti pencak silat ataupun sepak takraw.

"Mudah-mudahan olahraga tradisional kita ini bisa menjadi suatu olahraga yang bersifat prestasi, seperti olahraga tradisional kita terdahulu, yaitu pencak silat, takraw dan tarung derajat. Mudah-mudahan satu yang kita tampilkan di sini menjadi salah satu olahraga yang prestasi di kemudian hari.

Kegiatan ini tidak akan sampai di sini saja, kita akan terus bekerjasama-bersinergi ke depan dan menghadirikan beragam permanan tradisional nusantara lainnya," tuturnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved